Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ketakutan, Polisi Penembak Mati Pemuda di Ferguson Tanggalkan Seragam

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 November 2014 08:58 8:58 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 November 2014 08:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Polisi kulit putih Amerika Serikat Darren Wilson yang menembak mati pemuda kulit hitam Michael Brown di Ferguson, Missouri, akhirnya mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai polisi.

Pengacara Neil Bruntrager mengatakan kliennya sudah dalam keadaan cuti administratif sejak peristiwa penembakan 9 Agustus lalu di Ferguson.

Berbagai laporan mengatakan Wilson berhenti jadi polisi karena alasan keamanan. Meskipun demikian dia tetap merasa tidak melakukan kesalahan.

Pengunduran diri Wilson diumumkan Bruntrager hari Sabtu (29/11/2014) dengan mengatakan bahwa keputusan itu berlaku segera, lansir BBC mengutip Associated Press.

Menurut laporan koran St Louis Post-Dispatch polisi berusia 28 tahun itu memutuskan untuk mengundurkan diri setelah markas polisi tepatnya berdinas mendapatkan ancaman bakal diserang jika dirinya masih dipekerjakan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kantor kepolisian tempat Wilson bertugas sejauh ini belum mengkonfirmasi kabar pengunduran diri itu.

Pada awal pekan kemarin Wilson mengatakan kepada media Amerika bahwa dirinya didorong ke arah mobilnya dan dipukul oleh Brown sehingga dia merasa seperti anak usia lima tahun yang dicengkram oleh Hulk Hogan, seorang pegulat Amerika ternama.

Polisi muda itu mengatakan takut nyawanya melayang.

Warga pendukung Brown mengatakan bahwa pemuda dempal berkulit gelap itu berusaha menyerahkan diri saat ditembak hingga mati oleh Wilson. Sejumlah saksi yang tidak disebutkan namanya mengatakan remaja Afrika-Amerika yang tidak bersejata itu sudah mengangkat kedua tangannya, sebelum akhirnya ditembus peluru panas.

Namun, jaksa mengatakan bukti fisik yang ada bertentangan dengan sebagian keterangan saksi.

Banyak warga Amerika keturunan Afrika yang menginginkan Wilson didakwa melakukan pembunuhan. Namun setelah tiga bulan mempertimbangkan, para juri yang terdiri dari 9 orang kulit putih dan 3 kulit hitam memutuskan Wilson tidak dapat didakwa melakukan pembunuhan. [Baca: Warga Ferguson menuntut polisi penembak pemuda kulit hitam diadili]

Akibat keputusan itu sebagian warga Ferguson marah dan melakukan unjuk rasa yang diwarnai dengan kekerasan, sehingga aparat kepolisian yang kewalahan dibantu oleh pasukan dari Garda Nasional.

Unjuk rasa merambat ke sejumlah kota dan daerah di negara bagian lain termasuk New York, Washington dan Los Angeles.

Lebih dari 100 orang ditahan selama demonstrasi berlangsung.

Departemen Kehakiman AS akhirnya turun tangan dengan melakukan penyelidikan federal guna mengetahui apakah Wilson melanggar hak-hak sipil Brown dalam kasus itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Suka dan Duka Warga Mesir atas Keputusan Bebas Kasus Pembunuhan Demonstran 2011 Husni Mubarak
Tulisan selanjutnya Galang Dana untuk Palestina dengan Dongeng Ceria

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Berita
2 September 2026 20:18
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?