Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Wacana Evaluasi Doa di Sekolah Tak Ubahnya “Rayap-Rayap Sekulerisme”

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 Desember 2014 06:06 6:06 am
Ahmad
Dipublikasikan 12 Desember 2014 06:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com- Meski evaluasi pengaturan doa di sekolah negeri yang sempat disampaikan Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar Menengah Anies Baswedan, menurut Direktur CIIA, Harist Abu Ulya tak ubahnya seperti “rayap-rayap sekulerisme” yang kerjanya menggerogoti bangunan milik masyarakat Muslim Indonesia.

“Saya lebih merasakan bahwa kaum sekuler yang memegang kebijakan di sektor pendidikan dan sektor lainya di negeri ini,” kata Harist dalam rilisnya kepada hidayatullah.com, Kamis (11/12/2014).

Menurut Pengasuh Majelis al-Bayan sedikit demi sedikit mereka (rayap-rayap sekulerisme.red) akan terus berusaha melahirkan kebijakan untuk memastikan pengampasan kaum muslimin dari agamanya.

“Indonesia ingin diubah menjadi negara sekuler sejati, sementara agama hanya menjadi simbol dan spiritualism ansich,” tegas Harist.

Agama dikotak-kotakin dalam doktrin sempit serta tidak boleh menjadi pondasi bangunan masyarakat bernegara secara utuh. Maka, lanjut Harist, sektor pendidikan menjadi salah satu kunci utama bagaimana Indonesia ke depan bisa melahirkan para generasi sekuler.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

“Mereka (rayap-rayap sekulerisme.red) siang dan malam bekerja untuk merobohkan integritas umat Islam terhadap agamanya baik di wilayah aqidah maupun syariat,” pungkas Harist.

Dari sinilah, menurut Harist, letak pentingnya amar ma’ruf nahi mungkar bagi para ulama dan intelektual Muslim yang hanif untuk tegak berdiri menjaga umat Islam menghadapi serbuan “rayap-rayap sekulerisme” yang lapar dan hanya mencari sekerat tulang dunia yang tidak pernah mengenyangkan dengan kerja menghancurkan Islam.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:akidahdoaliberalismeMuslimsekolahsekularismeSyariat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Jatim: Hukuman Cambuk Santri Jombang Karena Pelanggaran Syariat
Tulisan selanjutnya Mesir Tangkap 33 Terduga Homo Karena ‘Perbuatan Tidak Senonoh’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?