Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Salafy dan Neonazi Dianggap Dua Ancaman Serius di Jerman

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Desember 2014 06:55 6:55 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Desember 2014 22:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Gerakan dakwah Salafy dan Neonazi menjadi faktor ancaman paling serius bagi keamanan dalam negeri Jerman saat ini. Dua kelompok ini belakangan mencuat aktifitasnya di Jerman bahkan menjadi bahasan utama para menteri dalam negeri negara bagian dalam konferensi di Köln.

Gerakan dakwah yang menamakan Salafy serta gerakan anti Islam, patriotik Eropa yang menentang Islamisasi negara Barat “Pegida” diduga keras disetir kelompok Neonazi.

Kedua kelompok dipandang pemerintahan Jerman sebagai ancaman serius bagi keamanan dalam negeri. Kelompok Salafy memiliki anggota sekitar 7.000 orang, dianggap bahaya karena berinisiatif mengirim para jihadis muda dari Jerman ke kawasan konflik di Suriah dan Iraq.

Begi pemerintah Jerman, sebagaimana dikutip DW. DE, eks-jihadis yang kembali dikhawatirkan memicu serangan teror di negara ini.

Sementara yang lainnya adalah gerakan Pegida yang diduga keras disetir kelompok Neonazi dan didukung hooligan sepakbola, yang membangkitkan sentimen anti orang asing, anti Islam. Sebagian anggotanya sudah terendus sering dan siap melakukan aksi kekerasan rasialis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Salah seorang pendiri gerakan Pegida yang marak di Dresden di bagian timur Jerman, Lutz Bachmann membantah menyebar ketakutan terhadap orang asing dan memprovokasi Neonazi untuk berhimpun melawan.

Tapi dalam aksi demonstrasi Pegida di Dresden, yang dihadiri 7.500 peserta, polisi menangkap 25 anggota Neonazi dan 120 kelompok hooligans.

Cegah radikalisme

Para menteri dalam negeri negara bagian Jerman, dalam konferensi di Köln hendak menyusun program yang bisa mencegah radikalisme terutama di kalangan generasi muda.

“Debat mengenai tendensi kebencian terhadap orang asing yang dikibarkan neonazi dan ekstrim kanan harus dilakukan secara profesional dan jangan populis,” ujar pakar politik dalam negeri partai CDU, Wolfgang Bosbach.

Sementara tuan rumah konferensi menteri dalam negeri negara bagian Nordrhein Westfalen, Ralf Jäger merancang program ganda untuk mencegah makin maraknya radikalisme. Di satu sisi dilakukan represi tegas dan di sisi lainnya program pencegahan. Dalam rencana kerja, akan dilibatkan pekerja sosial dan pakar psikologi serta perhimpunan mesjid, untuk melindungi kaum remaja agar tidak terjerumus pada kelompok radikal yang siap melakukan aksi kekerasan.

Kelompok Salafy, belakangan secara terbuka menyampaikan gagasan. Mereka pernah melakukan aksi protes dan mengusulkan pembentukan polisi syariah yang dinilai tidak sesuai konstitusi Jerman.

Di pihak lainnya, kelompok anti orang asing dan anti Islam, membentuk grup gabungan Neonazi dan hooligan sepakbola, baik bernama Hogesa, Pegida atau Dugida dengan program utama, menyebarkan kebencian terhadap orang asing atau umat Muslim serta melancarkan aksi kekerasan dan perusakan.*

 

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dakwahJermankebencianMuslimsalafysyariah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemeriksaan Pimred The Jakarta Post Ditunda
Tulisan selanjutnya Pak Presiden dan Tipuan Bernama ‘Merakyat’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?