Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ketua Komunitas Yahudi Mesir Meninggal

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 April 2013 08:49 8:49 am
Ama Farah
Dipublikasikan 14 April 2013 08:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Carmen Weinstein, pemimpin komunitas Yahudi di Mesir, meninggal pada hari Sabtu (13/4/2013) dalam usia 84 tahun, kata seorang teman dan pengacaranya dilansir AFP.

Weinstein yang memperjuangkan pelestarian sinagog-sinagog dan situs-situs Yahudi di Mesir itu meninggal karena sebab alami, kata Magda Haroun, salah seorang anggota komunitas Yahudi Mesir.

“Dia adalah wanita yang kuat. Dia berjuang untuk menyelamatkan makam-makam Yahudi dan sinagog-sinagog,” kata Haroun.

Di tahun terakhir masa hidupnya, dia menghadapi tuduhan penipuan terkait penjualan apartemen-apartemen dan vonis tiga tahun penjaranya dibatalkan. Weinstein tidak pernah mendekam dalam penjara.

Weinstein akan dikubur di Pemakaman Yahudi Kairo, kata Haroun, setelah pemilihan pemimpin komunitas Yahudi.yang baru.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara menurut laporan Associated Press, Weinstein akan dikubur hari Kamis mendatang di Pemakaman Yahudi terbesar di Mesir, Bassatine, yang eksistensi dan pelestariannya diperjuangkannya. Weinstein dikabarkan berhasil mengembalikan kondisi pemakaman itu sebagian, sementara lainnya masih teronggok tak terurus.

Jumlah komunitas Yahudi Mesir diperkirakan tidak lebih dari 200 orang. Sebanyak 80.000 orang Yahudi diperkirakan keluar dari Mesir pada masa Perang Arab-Israel 1948 menyusul pembentukan negara Yahudi Israel, tulis AFP.

Associated Press yang mengutip keterangan Magda Haroun melaporkan, hanya sekitar 40 Yahudi Mesir yang masih tinggal di negeri itu, terpencar di Kairo dan kota Alexandria.

Dia dan Weinstein merupakan generasi Yahudi yang tersisa di Mesir. Ayah Weinstein pemilik percetakan besar di pusat kota Kairo, tempat di mana Carmen Weisntein pernah bekerja selama 50 tahun setelah ayahnya meninggal. Tempat usaha itu kita masih ada dan beralih menjual alat-alat tulis dan kantor. Seperti sisa-sisa Yahudi lain di Mesir, Weinstein masuk sekolah dan universitas bersama dengan warga Muslim dan Kristen. Weinstein lulusan Universitas Kairo dan juga American University di Kairo, di mana dia belajar sastra.

Terakhir Weinstein menggelar perayaan Passover (peringatan pembebasan yahudi dari perbudakan Firaun Mesir oleh Nabi Musa) bulan Maret lalu di sinagog utama di Mesir yang dihadiri sekitar 50 orang Yahudi, yang sebagian besar diplomat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pelabuhan Tertua Ditemukan di Pantai Laut Merah
Tulisan selanjutnya Ahmadinejad ke Niger, Incar Uranium?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Berita
3 September 2026 19:12
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?