Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bom Maraton Boston Terbuat dari Panci Tekan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 April 2013 07:58 7:58 am
Ama Farah
Dipublikasikan 17 April 2013 07:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ledakan di sekitar garis akhir Maraton Boston hari Senin kemarin yang telah menewaskan 3 orang dan lebih dari 170 orang luka-luka itu diketahui terbuat dari panci tekan (pressure cooker).

Dilansir Associated Press Selasa (16/4/2013), seorang petugas -yang tidak menyebutkan namanya sebab penyelidikan masih berlangsung- memberikan keterangan seputar peristiwa itu. Dia mengatakan, bom terbuat dari panci tekan berukuran 6 liter yang diisi dengan serpihan logam, paku dan juga laher (bantalan peluru). Bom panci itu disimpan dalam sebuah tas jinjing besar yang biasa dipakai untuk bepergian atau olahraga berwarna hitam, yang diletakkan di atas tanah.

Seorang petugas keamanan dari Eropa -yang tidak mau menyebutkan namanya sebab tidak berhak untuk bicara ke publik- hari Selasa kemarin mengatakan, bukti-bukti penyelidikan awal menunjukkan bahwa bom tersebut bukanlah bom bunuh diri. Namun, masih terlalu dini untuk menafikannya sama sekali, imbuhnya.

Para korban kebanyakan terluka akibat terkena logam-logam isi bom yang beterbangan ke segala arah seiring dengan meledaknya bom tersebut. Di antara mereka ada yang mengalami patah tulang, luka akibat serpihan logam dan juga pecah gendang telinganya.

Sementara itu Gubernur Massachusetts Deval Patrick menegaskan bahwa “hanya dua alat peledak yang ditemukan kemarin,” katanya membantah berbagai laporan yang menyebutkan bahwa lima bom ditemukan oleh petugas, lansir Russia Today (16/4/2013).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sampai berita itu diturunkan oleh Russia Today kemarin, biro intelijen dalam negeri Amerika Serikat FBI mengatakan belum ada tersangka atau orang yang ditahan tekait ledakan bom Maraton Boston tersebut yang ditangani sebagai aksi teror.

Polisi masih memanggil banyak saksi untuk membantu penyelidikan tindak kejahatan yang menurut Kepolisian Boston merupakan “tempat kejadian perkara yang paling kompleks” dalam sejarah Kepolisian Boston itu.

Sampai saat ini juga belum ada individu atau organisasi yang mengaku bertanggungjawab atas peristiwa itu, yang disebut Presiden Obama dilakukan oleh “para pengecut.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mudah Memaafkan dan Cepat Reda Ketika Marah
Tulisan selanjutnya Senator Amerika Dikirimi Surat Beracun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral

Terbaru

  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid
  • Suriah Buru Pelaku Kejahatan Perang, Eks Komandan Assad Ditangkap

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?