Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

500 Tewas, Presiden Uzbek Justru Salahkan HT

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Mei 2005 03:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Karimov kemarin menggelar jumpa pers untuk pertama kalinya sejak pasukan Uzbekistan melepaskan tembakan ke arah demonstran. Akiibar peristiwa yang menelan banyak korban itu, mengundang ribuan pengunjuk rasa kembali mendatangi jalan-jalan di Andijan untuk mendesak Karimov mengundurkan diri.

Jum’at lalu, aparat Uzbekistan menembaki secara sporadis sekitar 3.000 demonstran. Sedikitnya 500 korban tewas dan 2.000 orang terluka. Korban tewas, Minggu (15/5), digeletakkan di halaman sebuah sekolah di Andizhan, Uzbekistan. Ratusan mayat itu diletakkan berjajar-jajar untuk mempermudah proses identifikasi tim autopsi dan memudahkan pencarian dari keluarga.

Kejadian ini membuat beberapa negara prihatin. Inggris dan Amerika Serikat (AS) mengatakan akan mengevaluasi tindak kekerasan itu. Menlu Inggris Jack Straw, Minggu, kepada Radio BBC menyerukan agar Uzbekistan berubah menjadi negara demokrasi.

Salahkan HT

Para saksi mata menuturkan, unjuk rasa yang semula berlangsung tenang dan tertib itu berubah menjadi demonstrasi anti-pemerintah. Kemudian datanglah truk berisi puluhan tentara yang langsung melepaskan tembakan ke arah kerumunan massa itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

"Banyak orang jadi korban. Tentara-tentara itu kemudian meletakkan senjata mereka di dekat mayat. Mungkin mereka berusaha membuat orang mengira orang-orang yang tewas itu teroris," kata Nadyr, seorang pekerja di sebuah pasar di Andizhan.

Tentara-tentara itu terus saja melepaskan tembakan ke arah kerumunan massa, tidak peduli apakah mengenai perempuan, anak-anak, atau anggota polisi yang sempat berteriak meminta agar mereka tidak menembak. Tentara-tentara itu terus saja menembaki ratusan korban yang terluka dan sudah jatuh terkapar di jalanan.

Menurut pengakuan warga yang tinggal di sekitar lokasi itu kepada Reuters, meski insiden kekerasan itu usai dua hari lalu, darah masih menggenang dan sisa-sisa potongan tubuh korban berserakan di jalanan.

Anehnya, Presiden Uzbeksitan, Islam Karimov justru mengatakan perlawanan bersenjata diprakarsai oleh kelompok Islam dilarang di negeri itu, Hizb ut-Tahrir, yang menurutnya, ingin menggulingkan pemerintahan yang sah.

Semenjak berkuasa, Karimov dikenal bertindak sewenang-wenang pada kelompok Islam, diataranya Hizbut Tahrir. Seorang pemimpin gerakan Islam Uzbekistan (IMU), bahkan pernah dihukum mati in absentia. (cha, berbagai sumber)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KH. Cholil Ridwan: “Masa Iman Islam kalah dengan Iman Hindu”
Tulisan selanjutnya Hizbut Tahrir Bantah Terlibat Kerusuhan di Uzbeksitan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?