Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Saham VOC Ditemukan, Indonesia Dijajah Perusahaan Multinasional Kere?

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 September 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

 

Hidayatullah.com–Seorang mahasiswa sejarah Belanda menemukan saham tertua United East India Company (VOC) yang bertahun 1606. Ruben Schalk, mahasiswa Universitas Utrecht, menemukannya ketika menggarap skripsi.
VOC atau yang lebih dikenal di Indonesia dengan sebutan kumpeni, menerbitkan saham tersebut pada 9 September 1606 di Enkhuizen, yang kala itu merupakan sebuah kota penting di sebelah utara Amsterdam. Saham tertua kedua VOC–yang kini tersimpan di Arsip Kota Amsterdam– diterbitkan 3 pekan kemudian, yaitu pada tanggal 27 September 1606.

Saham tertua itu diketahui dijual kepada Pieter Harmenszoon senilai 150 gulden. Setelah kematiannya, saham tersebut terdampar di arsip pemerintah kota Enkhuizen. Arsip itu kemudian menjadi bagian dari arsip besar yang berpusat di Hoorn, tempat di mana saham tersebut ditemukan oleh Schalk.

Sebagaimana dilansir Radio Netherland (10/9), dalam lembaran saham dijelaskan klausul pembagian dividen secara rinci hingga tahun 1650, waktu yang lebih lama dibandingkan periode yang ditetapkan dalam saham-saham lain yang bisa ditemukan hingga saat ini. Dalam pasal yang ada juga dijelaskan bahwa pemegang saham tidak memiliki hak suara dalam manajemen VOC. Berdasarkan bukti yang tercantum di dalamnya, diketahui bahwa pemilik saham harus menungu berberapa waktu lamanya sebelum bisa mendapatkan pembagian dividen.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut para peneliti yang ikut mengkaji, dokumen itu menunjukkan bahwa VOC ternyata jauh lebih miskin daripada yang dibayangkan selama ini. Dan manajemen perusahaannya jauh dari lancar.

VOC merupakan sebuah perusahaan terbesar pada abad 17-18M. Perusahaan itu dikenal sebagai perusahaan multinasional dunia pertama yang mengeluarkan sahamnya di pasar bebas. Perdagangan saham VOC menjadi cikal bakal berdirinya Amsterdam Stock Exchange, bursa saham tertua di dunia.

Mulai tanggal 10 September 2010 saham VOC tersebut akan dipamerkan di Musium Westfries di Hoorn, sebagai bagian dari pameran tentang VOC.[di/rnw/hidayatullah.com]

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gulai Tanpa Santan, Hidangan Lebaran di Mukomuko
Tulisan selanjutnya Semarak Hari Raya di Negeri Seribu Menara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Berita
21 Juli 2026 22:34
Menjaga Warisan Ulama di Era Disrupsi Informasi
Rakerwil Pemuda Hidayatullah DKI Jakarta Bahas Penguatan Peran Pemuda sebagai Penggerak Bangsa
Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
Pemerintah Optimistis Ekonomi Syariah Jadi Motor Pertumbuhan Nasional

Terbaru

  • Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi: Sekolah Tahfidz Harus Melahirkan Manusia Beradab
  • Komite Teknokrat Palestina Mengaku Siap Mengelola Gaza usai ‘Israel’ Mundur
  • Keluarga Adalah Sekolah Pertama Pembentuk Peradaban
  • Mendikdasmen: KUII VIII Momentum Perkuat Persatuan Umat dan Dukung Pembangunan Nasional
  • Jimly Asshiddiqie Dorong MUI dan Ormas Islam Jadikan Pembenahan Akhlak Bangsa sebagai Prioritas
  • Malaysia Tegas Menolak Mengakui ‘Israel’ Meski Ditekan AS
  • Pemerintah Optimistis Ekonomi Syariah Jadi Motor Pertumbuhan Nasional
  • ‘Israel’ Izinkan Pasukan Internasional Masuk Gaza, Akankah Penderitaan Warga Palestina Berkurang?
  • Adiwarman Karim Ingatkan Pertumbuhan Ekonomi Harus Mensejahterakan Semua Kelompok Masyarakat
  • Jusuf Kalla Indonesia Harus Ambil Peran Lebih Besar dalam Perdamaian Timur Tengah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?