Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Israel Pencuri Air Terbesar Dunia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Mei 2005 03:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Israel tidak hanya cukup merampas tanah-tanah Arab dan mengubahnya menjadi permukiman-permukiman eksodus Yahudi dari luar Israel di seluruh dunia. Namun Israel juga berprofesi sebagai pencuri air bangsa Arab. Sebuah laporan internasional menyebutkan, Israel adalah pencuri air terbesar dunia. 

Ghalibnya lagi, perampasan Israel terhadap air negara-negara Arab dilakukan secara terang-terangan dan tidak rahasia. 5 Mei 1964 Israel mengumumkan memulai mengubah air danau Tobariah ke padang pasir Najeb tanpa peduli dengan negara Arab manapun. Padahal pengumuman ini dilakukan Israel 4 bulan setelah pelaksaan KTT Arab di Kairo 1964 dimana mendiang presiden Mesir, Jamal Abdul Naser mengundang semua pemimpin Arab untuk menghadiri KTT itu sebagai reaksi atas niat Israel mengubah aliran sungai Jordan.

KTT itu sendiri memutuskan untuk membentuk Badan Arab untuk Pemanfaatan air Sungai Jordan untuk anggota Liga Arab. Tugasnya adalah merencanakan, mengkoodinasi, mengawasi proyek-proyek khusus pemanfatan air sungai Jordan. Israel tidak perlu lama menunggu reaksi keputusan KTT Arab itu, mereka langsung menghancurkan proyek pengubahan aliran air sungai Hasiban dan Wazani yang merupakan proyek hasil pertemuan KTT di Kairo.

Sejak didirikan negara Israel, kaum Zionis tidak menyimpan usaha mereka untuk menguasai air Arab, terutama air sungai Jorndan dan sumber-sumbernya di sebelah utara. Bagi negara Israel ini adalah cadangan air yang mampu mereka kuasai. Tujuannya adalah memindahkan air sungai Syariah dari jembatan Banat Ya’qob sebelah selatan danau Al Haulah. Danau ini dikeringkan Israel tahun 1951, aktifitas kejahatan ini adalah pelanggaran dari gencatan senjata tahun 1948.

Masyarakat internasional melakukan intervensi untuk membendung kejahatan ini dan keluarlah resolusi DK PBB yang meminta Israel menghentikan semua proyek mengubah air sungai Jordan ke padang pasir Najeb. Di tahun 1953, mendiang presiden Amerika, Dwight David Eisenhower mengutus delegasi Erick John Stone ke negara kawasan Timteng untuk mengurusi masalah air (Jordania, Suriah, Libanon, dan Israel).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Delegasi ini kemudian mengusulkan sebuah proyek yang lebih dikenal dengan proyek John Stnone yang bertujuan untuk mengembangkan pertanian dan pemberian tempat tinggal dan kewarganegaraan kepada pengungsi Palestina di negera-negara tetangga Palestina. Jumlah air yag yang diakan dibagi antara negara di atas sebanyak 1213 meter kubik setiap tahun berdasarkan perkiraan Israel. sementara menurut perkiraan negara Arab 1429 meter kubik pertahun.

Setelah perang Juni 1967 Israel menghancurkan proyek di ini pada saat debit air berada di tangan mereka. Padahal semua tahu, proyek John Stone berpihak kepada Israel bahkan Lebanon pun tidak memperoleh memanfaatkan air tersebut padahal sungari Hasabani berada di wilayahnya. Inilah Israel, pencuri air terbesar di dunia yang menegaskan secara terang-terangan bahwa air yang berada di wilayah negara Arab termasuk di dataran tinggi Golan Suriah adalah bagian yang tak terpisahkan dari Israel.

Pusat Data Informasi Nasional Palestina mengatakan, sejak Israel menjajah Palestina 1967 mereka berusaha melarang rakyat Palestina dari hak menggunakan air dengan cara mendirikan sejumlah pemukiman Yahudi di atas tempat yang kaya air. Tujuannya adalah mereka dapat menguasai air atau dikuasai dan dikelolah oleh penjajah Israel dengan intruksi-intruksi militer dengan obyek Palestina. Di antara intruksi-intruksi itu adalah sebagai berikut: (www.infopalestina.com)
 
 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tokoh Kristen Iraq Kecam Misionaris AS
Tulisan selanjutnya Aljazair “Hapuskan” Kurikulum Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Berita
21 Juli 2026 19:48
MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Terbaru

  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?