Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sharon Serukan Yahudi Perancis Pindah ke Israel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Juli 2005 04:31
Bagikan
Bagikan

Jum’at, 29 Juli 2005

Hidayatullah.com–Perdana Menteri Israel Ariel Sharon sewaktu kunjungannya di Perancis dengan tegas menyerukan kepada keturunan Yahudi di Prancis untuk beremigrasi ke israel. Dalam 15 tahun mendatang Sharon ingin menarik hati satu juta warga keturunan Yahudi agar pindah ke Israel.

Seruan bernada sama beberapa bulan llu menyebabkan hubungan kedua negara sempat panas. Tetapi ketika itu Sharon menyatakan bahwa keturunan Yahudi Perancis bisa menghindari antisemitisme di negara tersebut dengan beremigrasi ke Israel. Sekarang hubungan itu tidak dikaitkan kembali.

Dalam reaksinya masyarakat Yahudi di Perancis menyatakan emigrasi ke Israel adalah pilihan pribadi manusia. Selain itu mereka menyatakan sangat penting untuk tetap mempertahankan elemen-elemen Yahudi dalam masyarakat Perancis. Prancis adalah negara Eropa yang paling banyak berpenduduk keturunan Yahudi, sekitar 600 ribu orang.

Eksodus

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ariel Sharon berusaha untuk menarik perhatian komunitas Yahudi di seluruh dunia untuk berbondong-bondong pindah dan merampas wilayah Palestina.

Sayangnya, aski intifadhah benar-benar membuat hidup kaum Yahudi di Israel menjadi tidak tenang. Ini disebabkan keengganan orang-orang Yahudi dunia untuk hijrah ke Palestina karena takut mati.

Setahun lalu, laporan resmi Israel menyebutkan, antara 700 ribu hingga sejuta orang Yahudi telah meninggalkan negeri itu sejak akhir September 2000. Katanya, mereka tidak mendapatkan rasa aman setelah meletusnya intifadhah al-Aqsha dan aksi-aksi fida’iyen (berani mati) yang dilakukan para pejuang perlawanan Palestina.

Menurut data yang dimiliki serta data dari departemen imigrasi dan kantor Pusat Data dan Statistik Israel, Dewan Zionis mengatakan bahwa jumlah orang Yahudi yang meninggalkan Israel ke negera-negera barat melebihi jumlah mereka yang datang ke Israel sebagai pendatang baru. Ditambah lagi bahwa separo dari para pendatang baru ini bukan orang Yahudi.

Sementara jumlah orang Yahudi yang meninggalkan Israel, berdasarkan data dari Pusat Data dan Statistik Israel, selama dua tahun 2001 – 2002 jumlah merkea mencapai 19 ribu orang dalam setiap tahunnya.

Dari jumlah mereka yang meninggalkan Israel separo dari mereka adalah orang Yahudi yang sudah lama tiggal di Israel dan separohnya adalah pendatang baru yang meninggalkan Israel beberapa tahun setelah mereka hijrah ke sana.

Sejak meletus intifadhah al Aqsha 5 tahun lalu, jumlah pendatang baru ke Israel mengalami penurunan pesat yang tidak pernah terjadi sepanjang sejarah migrasi orang-orang Israel ke Palestina. Sementara tingkat orang-orang Yahudi yang meninggalkan Israel terus meningkat. (rnwl/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kiai Sahal Tetap Pimpin MUI
Tulisan selanjutnya Fatwa MUI: Islam Liberal dan Ahmadiyah “Haram”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Berita
21 Juli 2026 19:48
PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Terbaru

  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?