Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kesenjangan Sosial dan Diskriminasi Ras di AS Pasca Katrina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 September 2005 03:04
Bagikan
Bagikan

Rabu, 7 September 2005

Hidayatullah.com—Sebagaimana ditulis koran Independent terbitan London edisi Senin kemarin, pemerintah AS telah memotong dana penanggulangan bencana badai Katrina dan operasi penyelamatan darurat di kota New Orleans untuk membiaya perang di Iraq.
Sebelumnya, pada edisi bulan April 2001 lalu atau saat dimulainya masa pemerintahan Presiden AS, George W. Bush, Independent menulis bahwa Lembaga Menajemen Situasi Darurat AS, telah memperingatkan terjadinya badai yang mematikan di New Orleans. Namun peringatan tersebut tidak diperhatikan oleh pemerintahan Bush.

Sumber tadi menambahkan, badai Katrina telah menyingkap fakta buruk tentang diskriminasi ras di AS.

Saat ini, warga miskin kota di New Orleans terjebak banjir  dan mengalami kelaparan. Sementara itu, orang-orang kaya di kota itu telah meninggalkan rumah-rumah mereka sebelum badai Katrina menghempas New Orleans.

Kemiskinan Membengkak

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kota New Orleans terhampar di atas tanah yang berada di bawah permukaan laut. Karena itu, kota ini dibentengi oleh bendungan-bendungan raksasa dari masuknya air laut. Bagian dari dinding bendungan ini sekarang jebol akibat amuk Katrina sehingga air laut masuk.

Akibatnya, kota megah di negara bagian Louisiana itu tergenang dan atap-atap rumah seperti terapung di atas permukaan danau.

Para pejabat setempat menyatakan tidak ada dana untuk memperkokoh bendungan itu karena pemerintah federal mengalami defisit anggaran yang sangat besar akibat perang Iraq.  

Akibat tidak adanya keseimbangan dalam bujet nasional, defisit anggaran menggelembung sampai melebihi 430 Dolar AS. Dan dana yang sudah tersedot untuk Perang Afghanistan dan Iraq sudah mendekati angka 300 Dolar AS.

Untuk biaya operasi militer di Iraq, setiap minggunya pemerintah menguras dana sebesar 5,6 milyar Dolar yang diambil dari para pemberi pajak di AS.

Padahal, menurut Badan Pusat Statistik AS, angka kemiskinan di negara ini terus membengkak sepanjang empat tahun berturut-turut.

Ini terjadi karena pemerintah menghentikan sejumlah program kesejahteraan sosial yang sebelumnya telah dinikmati oleh warga yang berpenghasilan rendah. Kebijakan tidak populis itu tetap dijalankan walaupun sudah diprotes oleh berbagai kalangan, termasuk oleh sejumlah tokoh Partai Republik sendiri.

Saat badai Katrina terjadi, pemerintah Washington hanya memanggil pulang sejumlah kecil pilot dan tentara AS dari Iraq untuk membantu proses evakuasi.

Kecilnya jumlah itu tak urung menambah indikasi ketidak seriusan pemerintahan Bush sehingga memperderas arus kecaman publik terhadap Gedung Putih.

Uniknya, dalam beberapa kesempatan ketika diwawancara oleh berbagai media masa, pasukan AS itu menyatakan bahwa kondisi kota New Orleans tak kalah buruknya dengan kondisi Baghdad pasca tumbangnya rezim Saddam.  

BBC melaporkan, pasca badai Katrina di New Orleans, Amerika kini mengalami  badai politik. Saat ini, Bush tengah menghadapi tekanan dari partai-partai oposisi yang menyoalkan lemahnya kinerja pemerintah AS dalam menanggulangi badai Katrina di New Orleans.  (bbc/radio irib)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 29 Terpanggang Dalam Sebuah Kebakaran Teater di Mesir
Tulisan selanjutnya Malaysia Bantu Upayakan Penyelesaian Krisis Muslim di Thailand Selatan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?