Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Saddam Tak Takut Eksekusi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Desember 2005 03:20
Bagikan
Bagikan

Selasa, 6 Desember 2005

Hidayatullah.com—Saddam juga menolak keterangan saksi pertama yang diajukan jaksa penuntut dalam kasus pembantaian penduduk di kaum Syi’ah tahun 1982 dengan melukiskannya sebagai menggelikan.

Saddam Hussein diadili bersama tujuh orang tertuduh lainnya. Semuanya menyatakan diri tidak bersalah.

Selain itu Saddam marah dalam pengadilan dirinya yang disidangkan di Baghdad, Senin (5/12) kemarin. Sikap yang sama juga ditunjukkan pengacaranya dengan cara melakukan walk out, karena pengacara asing tidak diijinkan masuk ke dalam ruang sidang.

Sidang pengadilan Saddam Hussein diwarnai dengan pemandangan kacau kemarin. Saat tim pembelanya walk out dari gedung penegak keadilan. Saddam Hussein juga berdiri dan melayangkan semburan perkataan marah berapi-api bahwa sudah ada pelecehan di pengadilan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemandangan dramatis ini memaksa dilakukannya waktu jeda pengadilan untuk memecahkan masalah tersebut. Ini merupakan langkah kemunduran sidang di mana sebelum Senin hanya ada limit dua sesi laporan singkat setelah dua kali penundaan.

Aksi meninggalkan pengadilan ini merupakan protes terhadap penolakan sidang untuk mengizinkan pengacara-pengacara asing Saddam, mantan Jaksa Agung AS Ramsey Clark dan mantan menteri hukum Qatar Naji Nuaimi, menghadiri sidang.

"Buatlah permintaan tertulis," kata hakim ketua Mohammed Rizkar Amin.

"Saya hanya menginginkan dua menit," kata Clark dalam bahasa Inggris, namun Amin menolak.

Dari tempat duduknya, Saddam kemudian menyela, "Di mana legitimasi pengadilan saat badan penegak hukum ini dibangun di bawah masa pendudukan?"

Tim anggota pembela Saddam kemudian mengatakan mereka akan meninggalkan pengadilan dan Amin mengatakan, "Lakukan seperti yang Anda mau. Maka kami akan memanggil pengacara-pengacara lain."

Saddam kemudian menolak jika mendapatkan pengacara yang ditunjuk oleh pengadilan dan berdiri sambil berteriak dengan lantang, "Panjang umur Irak. Panjang umur negara Arab. Panjang umur Irak."

Sidang kemudian ditunda guna memberikan kesempatan kepada tim pengacara pembela yang meninggalkan sidang untuk memutuskan tindakan mereka selanjutnya. (bbc/afp/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AS Biang “Teroris”
Tulisan selanjutnya Bom Tewaskan Lima Warga Yahudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko

Berita
5 September 2026 17:08
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?