Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Fatwa Taliban untuk Membunuh Presiden Hamid Karzai

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Desember 2005 05:52
Bagikan
Bagikan

Senin, 12 Desember 2005

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hidayatullah.com–Pejuang Taliban  mengeluarkan sebuah keputusan yang menyerukan pembunuhan terhadap Presiden Afghanistan Hamid Karzai karena dianggap telah menampung  “kafir-kafir” Amerika Serikat (AS) dan Inggris.

Fatwa itu dibuat dalam 12 halaman  dalam brosur berbahasa Pashtun  yang didistribusikan di Afghanistan selatan. Dekrit itu juga mengulangi imbauan jihad  terhadap ‘orang-orang kafir’ dan antek-antek mereka.

“Harus diingat bahwa tidak ada perbedaan antara orang-orang kafir dan agen-agen mereka dan jihad terhadap mereka menjadi kewajiban,” kata fatwa itu.

Sebagaimana dikutip Reuters, dokumen itu ditulis oleh tiga pakar Muslim Taliban dan disyahkan satu dewan sekitar 100 orang, kata seorang jurubicara Taliban.

“Jihad terhadap semua budak AS dan Inggris termasuk Hamid Karzai menjadi kewajiban dan mereka harus dibunuh,” katanya.

Amerika merampas kekuasaan Taliban pada akhir tahun 2001.  Alasan Amerika menyerang negeri ini hanya karena dianggap menolak menyerahkan Usama bin Ladien. 

Sejak saat itu, para gerilyawan Taliban kemudian melakukan perlawanan terhadap pemerintah Karzai yang didukung AS, dan pasukan AS hingga kini.

Lebih dari 1.100 orang tewas dalam aksi kekerasan tahun ini belum termasuk tentara AS. Kini, AS memimpin sekitar 20.000 tentara untuk memburu para pejuang mujahidin.

Pasukan Inggris adalah bagian dari pasukan perdamaian pimpinan NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara) berkekuatan 10.000 personil yang sebagian besar berpangkalan di wilayah tengah, utara dan timur negara itu.

Karzai, yang berusaha membujuk pejuang Taliban menghentikan aksi perlawanan mereka dan kembali bergabung dengan masyarakat, lolos dari paling tidak dua usaha pembunuhan terhadapnya.

Hamid Karzai dikenal sebagai ‘boneka’ kepercayaan Amerika di Afghanistan. Sebelum dipilih AS sebagai presiden, Karzai merupakan konsultan perusahaan minyak milik AS, Unocal. Taklah mengherankan ketika perjanjian Internasional pertama yang dibuat Pemerintah Afganistan yang baru, Hamid Karzai langsung memberikan izin pemasangan pipa kepada Unocal, hanya lima hari setelah ia menjabat presiden. (rtr/ap/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Mengenang 90 Tahun Prof. HM Rasjidi” (1)
Tulisan selanjutnya Simposiun LDK Se-Indonesia Teguhkan Islam Kaffah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Berita
30 Agustus 2026 10:37
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?