Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rusia Kecam Pernyataan Politisi Israel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Juni 2008 06:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tak urung pernyataan politisi senior dari partai konservatif Kadima, Shaol Mofaz banyak menuai kecaman dari berbagai pihak. Dari dalam negeri, kecaman terhadap pernyataan Mofaz datang dari para petinggi Israel. Matan Vilnae, wakil menteri pertahanan Israel, menuduh pernyataan Mofaz sebagai penyalahgunaan isu sensitif internasional (nuklir Iran) untuk komoditi politik pribadi.

Pernyataan Mofaz tak lebih dari sekedar mencari sensasi politik dan upaya menaikkan pamornya di tubuh partai Kadima. Partai berhaluan konservatif ini tengah turun pamor sebab tuduhan korupsi yang dituduhkan kepada Ehud Olmert, PM Israel dari Kadima.

Iran, sebagai pihak yang diancam, melalui wakilnya untuk PBB melayangkan nota protes Sekjen PBB, Ban Ki-moon, dan Dewan Keamanan PBB. Nota tersebut berisi tuntutan untuk mengecam Israel. Iran menjelaskan, pernyataan ancaman serangan oleh Israel terhadap sebuah negara independen dan anggota PBB seperti Iran merupakan pelanggaran terhadap ketentuan internasional, bahkan bertentangan dengan asas piagam PBB. Oleh sebab itu, pernyataan Israel harus direaksi secara tegas oleh PBB.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Iran Mostafa Mohammad Najar, menyebut pernyataan yang disampaikan Mofaz sebagai klaim konyol. Najar mengatakan, "Jika seseorang nekad melakukan langkah konyol ini, maka balasannya sangat menyakitkan,” demikian tandas Najar, seperti dikutip oleh kantor berita Iran, IRNA (10/6).

Kecaman juga datang dari Rusia, sejawat dekat Iran. Sebagaimana dilansir oleh harian terkemuka Timur tengah al-Sharq al-Awsath (10/6), Kementerian Luar negeri Rusia menyatakan dalam keterangannya, “celaan buruk seperti ini tak sepatutnya terlontarkan, sekalipun bersifat pribadi. Dalam bentuk apapun, penyelesaian sebuah masalah internasional dengan penyerangan militer bukan solusi terbaik”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Keterangan tersebut juga menyatakan, “memang, di satu sisi menjadi hak seluruh masyarakat internasional untuk mempertanyakan program nuklir yang tengah dikembangkan Iran, tetapi, di sisi yang lain, patut dicatat juga bahwa Badan Energi Atom Internasional (IAEA) tidak menyatakan jika program nuklir Iran untuk tujuan-tujuan tertentu, kecuali untuk tujuan damai semata. [asharqalawsat/irna/atj/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Provokasi, Sekali Lagi Provokasi! [1]
Tulisan selanjutnya Warga Padang Serbu Rumah Maksiat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?