Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Meninggalnya Balita Gaza yang ke 211

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Juli 2008 11:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sumber dari para dokter Palestina kemarin Ahad (20/7) mengumumkan wafatnya seorang balita dengan nama Iyad Hamdan (11 bulan) dari Bait Hanun, Gaza Utara.

Beberapa sumber mengatakan,”anak itu menderita penyakit menular, dan para dokter di Gaza “angkat tangan”, dan ia tidak mendapat izin untuk bisa berobat di luar Gaza.”

Al Lajnah As Sya’biya li Muwajahah Al Hishar (Komite Rakyat untuk Menghadapi Isolasi) mengumumkan bahwa dengan meninggalnya bayi ini, maka deretan korban pasien yang meninggal karena isolasi semakin panjang dan meningkat menjadi 211 jiwa. Dan pihak mereka meminta agar pintu Rafah bisa dibuka, hingga para pasien bisa berpobat di luar Gaza.

Sebelumnya pada hari Kamis (17/7) anak yang masih berumur 6 tahun juga meninggal karena tidak mendapat izin untuk keluar Gaza. Adalah Imad Ismail Al ‘Awaini, penderita gagal ginjal yang hanya mendapatkan perawatan sekedarnya di rumah sakit Gaza yang tidak memiliki fasilitas yang cukup.

Sedangkan pada Ahad (13/7/2008), Hudail Jawwad Al Haddad yang masih berumur 19 bulan meninggal. Dulu balita yang lahir di Gaza ini memiliki kelainan jantung. 6 bulan yang lalu ia telah menjalani operasi bedah jantung. Akan tetapi penanganan madis hanya sampai di sini, karena rumah sakit setempat tidak memiliki fasilitas medis dan obat-obatan yang memadai, sehingga ia harus dirawat di rumah sakit lain, yang tidak didapati, kecuali di luar Gaza. Tapi apalah daya, sudah setahun Gaza diisolasi, siapa saja tidak bisa keluar dari wilayah itu. Pihak Israel menutup total seluruh akses keluar. Tidak peduli sipil atau bukan, bahkan para pasien kritis yang hendak berobat “keluar” pun dihadang. Sampai saat ini sudah ratusan pasien meninggal karena isolasi ini, dan meninggalnya Hudail Jawwad telah melengkapi jumlah korban pasien  yang wafat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebagaimana diketahui bahwa sudah satahun lebih Israel melakukan isolasi terhadap para penduduk Gaza. Tidak hanya menghalangi para pasien untuk berobat di luar, akan tetapi bahan makanan, bahan bakar serta kebutuhan sehari-hari semakin sulit ditemukan, karena Israel memutus total akses keluar Gaza.  [Al Bayan/thoriq/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Obama Berkunjung ke Israel
Tulisan selanjutnya Penangkapan Karadzic Disambut Gembira di Bosnia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Berita
21 Juli 2026 10:00
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?