Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Laporan Medis: Anwar Tidak Terbukti Sodomi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 September 2008 09:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Anwar Ibrahim benar-benar bisa bernapas lega. Bukti yang menunjukkan bahwa ikon oposisi Malaysia itu tidak bersalah dalam kasus sodomi jilid kedua -yang pertama semasa Anwar menjadi wakil PM era Mahathir Mohamad- semakin jelas. Apalagi, dokter yang memeriksa pemuda yang mengaku telah dilecehkan Anwar kali pertama memberikan penjelasan kemarin.

Dokter Mohamed Osman Abdul Hamid mengatakan bahwa Mohamad Saiful Bukhari Azlan tidak menjadi korban pelecehan seksual seperti yang diberitakan. Osman berani mengatakan itu berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan atas diri pemuda 23 tahun tersebut. Dalam rangkaian pemeriksaan, sama sekali tidak ditemukan tanda-tanda bahwa Saiful telah disodomi seperti pengakuannya di media.

”Saya telah melakukan tugas saya sebagai seorang dokter,” kata Osman dalam konferensi pers. Saat memberikan keterangan tersebut, Osman ditemani pengacaranya, M. Puravalen dan Yusri Kamarudin. Dia juga menuturkan bahwa dirinya murni melakukan tugas dan tidak terkait politik. ”Saya selalu mengatakan yang sebenarnya,” katanya.

Osman menyatakan bahwa pemeriksaan dilakukan di sebuah rumah sakit swasta pada 28 Juni, atau dua hari setelah Saiful mengaku telah disodomi. Setelah memeriksa, Osman mencatat hasil pemeriksaannya.

Laporan medis yang menyatakan bahwa Anwar tidak bersalah pernah dipublikasikan di internet pada akhir Juli lalu. Sejak itu, laporan tersebut menjadi perbincangan masyarakat. Meski demikian, Osman yang memeriksa Saiful belum pernah memberikan keterangan resmi kepada khalayak dan media.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pasca keluarnya laporan medis itu di internet, Osman membenarkan bahwa dirinya sempat mengasingkan diri ke luar negeri. Itu dilakukan karena dia mendapat banyak tekanan. Namun, dia berkeras hati bahwa catatan yang dibubuhkan di laporan tersebut benar.

Betapapun, Osman mengaku tidak tahu-menahu bagaimana hasil pemeriksaan itu bisa bocor hingga dipublikasikan ke internet. Dia juga mengatakan sangat menghargai pasiennya. Dia juga tidak pernah melanggar kode etik profesi dengan membeberkan hasil pemeriksaan atas pasien-pasiennya.

Tapi, pihak otoritas di rumah sakit tersebut mengatakan bahwa Osman bukanlah dokter yang memenuhi kualifikasi yang menyimpulkan tentang kasus itu. [ap/star/jp/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Impor” Wanita Asia Buat Pria Serbia
Tulisan selanjutnya SBY: Zakat Alternatif Kurangi Kemiskinan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?