Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kasus Bunuh Diri Tentara AS Makin Meningkat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 September 2008 10:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kasus-kasus bunuh diri di kalangan tentara AS untuk tahun ini diperkirakan akan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Sampai bulan September, tentara AS yang bunuh diri jumlahnya sudah 93 orang. Sedangkan pada tahun 2007, tentara AS yang bunuh diri, menurut catatan militer AS, jumlahnya 115 orang.

“Dengan sisa empat bulan ke depan, jumlah kasus bunuh diri di kalangan tentara AS kemungkinan akan melebihi angka 115, ” kata Kolonel Eddie Stephens, Deputi Direktur Kebijakan Sumberdaya Manusia militer AS.

Menurut para pejabat militer AS, jumlah tentara AS yang bunuh diri pada tahun 2007, sudah melebihi tingkat bunuh tertinggi di kalangan sipil di era tahun 1960-an sampai awal tahun 1970-an, ketika AS mengobarkan Perang Vietnam.

Pemicu tindakan bunuh diri, menurut kemiliteran AS, karena tentara yang bersangkutan menghadapi persoalan dalam perkawinan atau persoalan hubungan antar personal lainnya, masalah keuangan dan masalah hukum. Tapi kebanyakan karena tentara yang bersangkutan mengalami stress setelah ditugaskan ke medan perang.

“Banyak tentara, yang menjadi kekuatan utama dalam perang global AS melawan terorisme sejak tahun 2001 mengalami stress berat. Pemicu stress di kemiliteran sama dengan pemicu stress di mana saja-masalah anak, perkawinan, perceraian, kematian, atau pindah tempat, ” kata Brigadir Jenderal Rhonda Cornum, salah seorang pejabat militer AS.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kemiliteran AS telah memberikan pembakalan tambahan untuk kesehatan mental para tentara di semua level, sebagai upaya pencegahan tindakan bunuh diri di kalangan tentara. Namun usaha itu tidak berhasil, karena tingkat bunuh diri tetap tinggi terutama di kalangan prajurit muda.

Data militer AS menunjukkan, dari 93 tentara AS yang melakukan bunuh diri, 21 kasus bunuh diri terjadi ketika tentara bersangkutan ditugaskan ke medan tempur. Delapan tentara bunuh diri setelah 120 hari kembali dari penugasan, tujuh tentara bunuh diri antara 120 hari sampai setahun setelah penugasan dan 24 tentara bunuh diri setelah lebih dari setahun kembali dari penugasan.

Selebihnya, 29 tentara melakukan bunuh diri meski tidak pernah ditugaskan dan ada empat kasus bunuh diri yang tidak diketahui. Para analis mengatakan, tingginya tingkat bunuh diri di kalangan tentara AS, adalah dampak dari perang AS di Iraq.

Meningkat

Data yang diterbitkan militer beberapa tahun ini memperlihatkan angka bunuh diri maupun percobaan bunuh diri melonjak pada tahun 2006 setelah merambat naik sejak AS berperang di Afghanistan dan Iraq.

Menurut catatan militer, lebih dari dua ribu tentara mencoba bunuh diri atau melukai sendiri pada tahun 2006, sedangkan pada tahun 2002 jumlah kasus tersebut 375 kejadian.

Pada tahun 2006, terdapat 102 tentara aktif yang melakukan bunuh diri, jumlah tersebut hampir dua kali lipat dari kasus pada tahun 2001.

Selama tahun 2007, tercatat 115 prajurit yang masih aktif bertugas tewas karena bunuh diri. Ini merupakan angka tertinggi dalam setahun sejak militer AS mulai mencatat kasus bunuh diri tentara pada tahun 1980.

Selama tahun 2007, angka bunuh diri mencapai 18,8 persen per 100 ribu tentara. Sedangkan tahun 2006, tingkat bunuh diri mencapai 17,3 persen per 100 ribu tentara. Tahun 2005, angkanya berkisar 12,8 persen dan 10,8 persen pada tahun 2004.

“Ini angka tertinggi sejak militer mulai melakukan pencatatan,” kata Kolonel Thomas Languirand menjelaskan pada media. [cha, berbagai sumber/ hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Terpikat Suara Azan, Tatiana Pilih Islam
Tulisan selanjutnya Suami Benazir Menang, AS Tetap Ajak Perangi Terorisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang

Berita
22 Juli 2026 13:00
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?