Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sami Yusuf Lucurkan Single Terbaru “You Came to Me’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Agustus 2009 20:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sami Yusuf, penyanyi asal Inggris yang mengusung musik bernuansa Islam, baru-baru ini mengeluarkan single terbarunya berjudul ‘You Came to Me’. Single terbaru ini diluncurkan lewat website www.samiyusufofficial.com, sekaligus menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.

Musisi keturunan etnis Azeri ini dikenal sebagai pencipta dan penyanyi lagu bernuansa Islam dan menekankan isu-isu menyangkut umat manusia dan sosial global. Sami datang dengan revolusioner, membawa pesan cinta dan damai dengan cara yang sangat unik, dengan menyatukan budaya Timur dan Barat.

“Ketika pertama kali menulis dan menciptakan lagu, jenis musik ini benar-benar tidak mendapat tempat di pasar. Terkadang sewaktu bermain piano atau biola, saya juga tidak mengerti, apakah ini sebuah tindakan berani atau bodoh, untuk menciptakan musik di mana orang belum pernah menciptakan sebelumnya, genre musik yang tidak eksis, dan juga pasar yang cenderung tidak memiliki minat beli. Namun, inilah yang terjadi, sebuah karya tercipta tulus yang datang dari dalam hati saya,” kata Sami dalam pidatonya di Universitas Roehampton, London, bulan Juli lalu.

Pada kesempatan itu, dia mendapatkan penghargaan “Honorary Doctorate” dari universitas tersebut atas kontribusinya di bidang musik.

Lirik lagu yang dinyanyikan Sami bercerita tentang kecintaannya pada agama Islam dan pengajaran penuh kasih, yang bertujuan menunjukkan sebuah kebenaran dan gambaran tentang Islam di seluruh dunia. Meskipun lagu-lagunya memanjatkan nilai-nilai “tradisional”, seperti rasa cinta kasih pada orang tua dan perasaan iba pada orang lain, namun video yang ditampilkan tetap modern, bagus, dan kosmopolitan. Mengambil setting di jalan-jalan kota London, Istanbul, Delhi, dan Kairo.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sami berusaha tidak hanya menyanyikan lagunya dalam bahasa Inggris, namun juga dalam bahasa Farsi, Turki, Arab, Bosnia, dan Urdu. Tujuannya adalah membuat musiknya menjadi sebuah pesan yang dapat diterima oleh generasi muda Muslim dan semua orang yang menginginkan perdamaian dunia ini.

Melihat kesuksesannya sampai sejauh ini, musik Sami benar-benar menarik hati para penggemarnya. Sejak tahun 2003, dua album pertama yang sudah diluncurkan terjual lebih dari lima juta kopi di seluruh dunia, dan album ketiganya, yang termasuk di dalamnya  single ‘You Came to Me’ mendekati angka yang sama. Sami sudah membuktikan dapat menarik perhatian dunia, salah satunya dalam konser di Istanbul yang dihadiri sekitar 250.000 penggemarnya.

Memegang keyakinan

Lahir di tengah keluarga berlatarbelakang musisi dari etnis Azeri, Sami mempelajari beberapa instrumen alat musik dan menunjukkan keseriusannya dalam menyanyi dan menciptakan lagu di usia yang masih sangat muda.

Sami adalah seorang yang taat dan teguh memegang keyakinannya. Ia sering menunjukkan jiwa seni dan musiknya sebagai makna khusus yang membawa pesan cinta, belas kasihan, kedamaian, dan toleransi, untuk mendorong generasi muda agar bangga pada apapun identitas mereka.

Pernah belajar musik di beberapa institusi, dengan bimbingan komposer dan musisi terkemuka, termasuk komposer dari The Royal Academy of Music di London, sebuah institusi musik yang sangat terkenal. Meskipun dalam studinya di Inggris berjalan sangat baik dan lancar, Sami memiliki pemahaman yang kuat tentang budaya Timur Tengah (atau Maqams) dan sudah tidak asing lagi dengan tradisi musik di Negara Timur dan Barat.

Dua album pertama Sami sudah terjual lebih dari lima juta kopi di seluruh dunia. [syandra/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ramadhan di TV Saudi Didominasi Ulama, Bukan Pelawak
Tulisan selanjutnya Bersedekah, Tapi Justru Berbuah Perkara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?