Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Bahaya! Israel Menutup Al-Aqsa dan Yerusalem

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Oktober 2009 11:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Israel menutup kompleks Mesjid Al Aqsa dan melepaskan tembakan gas air mata para pejabat Palestina dan Israel, Ahad (4/10) kemarin. Akibatnya, terjadilah bentrok yang menyebabkan sembilan orang dirawat di rumah sakit karena cedera ringan termasuk akibat kena semprotan gas air mata. Israel mengatakan dua polisi cedera dan tiga pemrotes ditahan.

Israel juga tidak memperbolehkan secara mutlak keluar-masuknya warga Palestina dan jurnalis ke dalam komplek Al-Aqsa dan kota Yerusalem lama, sejak Ahad tengah malam. Adnan al Husseini, gubernur Jerusalem yang diangkat Palestina, mengatakan polisi Israel melarang masuk ke kompleks itu di mana masjid Al Aqsa dan Kubah Batu terletak, walaupun sejumlah peziarah telah berada di sana Sabtu malam.

Tentara Israel juga menahan  Hatim Abdul Qadir, pejabat Fatah yang bertanggung jawab untuk wilayah Yerusalem, Tariq Al-Hashlamun, seorang penjaga di Al-Aqsa dan profesor Nazmi Abdul Aal, seorang guru di sekolah menengah putri setempat.

Mereka yang tinggal di sekitar pintu Gerbang Hatta, tidak bisa kemana-mana. Taman Kanak-Kanak Masjid Al-Aqsa , sekolah Islam untuk putra dan sekolah putri, semuanya di blokade. Para guru dan murid tidak bisa keluar atau masuk. Pada saat yang sama sejumlah orang dipukuli, termasuk wakil gubernur Yerusalem.

Dalam sebuah pembicaraan melalui telepon dengan syaikh Azzam Khatib, direktur Yerusalem Awqaf, ia mengatakan, “Situasinya sangat tegang dan kami dilarang masuk ke dalam masjid.” Tentara Israel pada akhirnya menginjinkan dirinya untuk masuk Al-Aqsa, tapi dia menolak sampai staf dari Awaf juga diperbolehkan masuk.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Sementara itu, Mufti Yerusalem syaikh Muhammad Hussein mengatakan, “Situasinya sangat erius dan Al-Aqsa ditutup dan berada dibawah kepungan. Kehadiran militer di pintu-pintu gerbang tidak masuk akal. Para warga dilarang masuk ke masjid. Ini melanggar semua norma internasional dan kemanusian.”

Dalam sebuah pernyataan mendesak, Yayasan Al-Alqsa untuk Perlindungan Warisan Islam, menyerukan kepada para jamaah untuk berusaha masuk ke masjid. Namun, tentara Israel telah memasang barikade di Wadi Ara, Umm Al Fahm, desa Barta’a, Jalan Raya No. 6, Nazareth dan Haifa. Semua rute jalan itu biasa dilewati bis-bis Yayasan Al-Aqsa untuk mengangkut warga Palestina dari perbatasan Israel menuju Masjid Al-Aqsa.

Puluhan orang sekarang berusaha memasuki Yerusalem dengan berjalan kaki, kata syaikh Al Abu Shaikha.

“Masjid Al-Aqsa dan kami di sini, mengulangi seruan agar warga Yerusalem dan orang-orang Palestina yang berada di dalam, harus tetap bertahan dan berkumpul segera di Masjid al-Aqsa.”

Pencobaan Penerobosan

Pekan lalu 30 orang cedera dalam bentrokan yang sama dekat masjid Al Aqsa. Kasus bermula ketika ekstremis Yahudi memasuki tempat suci yang diberkahi Allah, dan kiblat pertama umat Muslim sebelum Mekah  sehingga memicu bentrokan dengan orang Palestina, sebagaimana dikutip dari SPA-OANA.

Dalam siaran pers yang dikeluarkan di Jeddah, Sekjan OKI, Ihsanoglu menyatakan peningkatan serangan terhadap Masjid Al-Aqsa adalah bagian dari upaya “Yahudisasi” yang ditujukan kepada kota suci Al-Quds (Yerusalem) dan memancing kemarahan umat Muslim. Ia juga memperingatkan mengenai konsekuensi berbahaya yang akan muncul akibat serangan besar semacam itu terhadap tempat suci umat Muslim.

OKI juga menyeru masyarakat internasional agar menekan Israel dan memaksanya agar mengakhiri pelanggarannya dan mematuhi ketentuan hukum internasional dan Konvensi Jenewa.  [di/pn/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perceraian di Banyuwangi Meningkat Pascalebaran
Tulisan selanjutnya Panglima Inggris: Kalah di Afghanistan Tak Terpikirkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?