Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Para Misionaris Tertantang Membawa Misi ke Fakir Miskin

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Oktober 2009 15:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dalam Misa Hari Minggu Misi, Serikat Misioner Thailand (TMS, Thai Missionary Society) menugaskan tiga imam dan lima suster untuk berkarya di Kamboja dan wilayah-wilayah terpencil di Thailand.

Satu dari para misionaris baru itu, Pastor Trairong Mullatri dari Keuskupan Ratchaburi, tengah memimpin sebuah panti anak yatim di ibukota Kamboja, Phnom Penh.

“Saya sangat tertarik melakukan karya misioner sejak saya masih sebagai frater,” katanya kepada UCA News, setelah Misa yang diselenggarakan 18 Oktober di Gereja Bunda Kerahiman di Nonthaburi, sebuah propinsi yang berbatasan dengan Bangkok.

“Ada banyak orang miskin dan orang pinggiran yang tidak dipedulikan siapapun, terutama dalam arti spiritual. Saya siap dikirim ke mana saja, tempat saya bisa melakukan kebaikan bagi orang lain,” kata Pastor Trairong.

Suster Kanchani Thongin dari Tarekat Putri Ratu Maria Imakulata, akan berkarya di Distrik Mae Chan di Propinsi Chiang Rai, di utara Thailand, di antara masyarakat adat Akha.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya akan membantu memberi pelajaran agama bagi anak-anak dan orang dewasa,” katanya.

“Karya ini akan sangat menantang bagi saya. Perjalanan saja sangat sulit, dan bahasa serta kebudayaannya sangat berbeda dengan yang saya miliki. Tetapi saya siap melakukan karya Yesus.”

Misa 18 Oktober itu dipimpin oleh Uskup Agung Tharae-Nongsaeng Mgr Louis Chamnien Santisukniran, yang sebelumnya mengetuai Komisi Misi para uskup Thailand, dan Uskup Ratchaburi Mgr John Bosco Panya Kritcharoen, Ketua Komisi itu sekarang ini. Superior jenderal TMS, Pastor Adriano Pelosin, seorang imam dari Institut Kepausan untuk Misi Asing, juga ikut berkonselebrasi dalam Misa itu.

Uskup Agung Chamnien mengatakan kepada klerus, religius, dan umat awam yang hadir dalam Misa itu bahwa Hari Minggu Misi mengingatkan semua umat Katolik bahwa iman itu menuntut lebih dari sekedar pergi ke gereja.

“Banyak dari kita mengira bahwa menjadi seorang Kristen berarti menghadiri misa, pergi mengaku dosa, dan menerima Komuni, tetapi sesungguhnya Yesus meminta kita melakukan karya yang lebih penting, yaitu membantu orang lain menemukan Allah,” katanya.

TMS didirikan 1986 untuk mengutus para misionaris Thailand ke wilayah-wilayah terpencil di negeri itu serta ke negara-negara tetangga. Kini 12 imam dan 14 suster melakukan karya misi TMS.

Anggota-anggota relawan berbicara tentang tantangan-tantangan yang menanti para misionaris baru.

“Problem utama karya misioner adalah tidak adanya sumber daya manusia yang memadai,” kata Pastor Rangsan Phanurak, yang telah berkarya sebagai seorang misionaris di Propinsi Chiang Rai selama 20 tahun.

“Seorang misionaris harus menangani banyak hal pada waktu yang sama,” kata imam dari Keuskupan Udon Thani itu.

Pastor Komtuan Suksuthip dari Keuskupan Agung Bangkok, yang berkarya di Propinsi Yala, dekat perbatasan bagian selatan Thailand dengan Malaysia, menghadapi tantangan-tantangan khusus karena kekerasan yang dilakukan kelompok separatis di daerah itu.

“Kami berada di zona konflik yang menegangkan, namun saya tidak sedemikian takut, karena agama Katolik bukanlah persoalan di sana. Masyarakat lokal sangat baik, tetapi banyak orang khawatir, dan beberapa telah pindah ke berbagai propinsi lain,” katanya. [ucanews/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag Baru Melepas Keberangkatan Jemaah Haji
Tulisan selanjutnya IUC Jangan Sampai Seperti Namru

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Tegaskan Tak Akan Pulangkan Pengungsi Rohingya Jika Nyawa Mereka Terancam

Berita
7 Agustus 2026 05:00
DPR Kecam Dugaan Promosi Miras Pakai Ayat Alquran, Belajar dari Kasus Holywings
Bertemu Medikdasmen, MUI Dorong Budaya Hidup Halal Masuk Lingkungan Sekolah
Atasi Suhu Udara Panas Warga Korea Utara Diimbau Makan Sup Daging Anjing
Kolombia Diguncang Gempa Magnitudo 7,4 di Hari Pemberian Pengakuan Klaim Israel atas Dataran Tinggi Golan

Terbaru

  • Muhammadiyah Dorong Media AfiliasiMu Terhubung dalam Satu Ekosistem Digital
  • Jambore Media Afiliasi Muhammadiyah, Dorong Media Tetap Cepat, Akurat dan Harus Benar di Era Digital
  • CDCC Siapkan Persidangan Kedua MCM Malindo, Bahas Konsep Negara Madani
  • Hari Literasi Muhammadiyah, Pers Didorong Jadi Penguat Demokrasi dan Ekosistem Ilmu Pengetahuan
  • Kasus Pilot Bawa 26 Kg Ekstasi, Malaysia Kirim Tim Investigasi ke Indonesia
  • Serangan Misil Houthi Tewaskan 3 ABK Kapal Komersial di Selat Bab al-Mandeb, Satu Korban WN Indonesia
  • Pejabat Senior Iran Sebut Isu Gaza Jadi Syarat Pembukaan Selat Hormuz
  • Helikopter Tempur Apache Jatuh di Texas Dua Prajurit Amerika Tewas
  • Tangkap Dua Pelaku Promosi Miras Pakai Ayat Al-Quran, Polisi: Masih Kami Periksa
  • DPR Kecam Dugaan Promosi Miras Pakai Ayat Alquran, Belajar dari Kasus Holywings

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?