Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bakal Diperketat, Penjualan Senjata di Amerika Makin Laris

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Januari 2013 19:09 7:09 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Januari 2013 19:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seiring dengan diusulkannya pengetatan kepemilikan senjata api oleh pemerintahan Presiden Barrack Obama, warga Amerika Serikat justru berbondong-bondong membeli senjata api.

Dilansir Xinhua (16/1/2013), Donnel Dover, seorang manajer toko senjata api kewalahan melayani pembeli yang berkunjung ke tokonya Blue Ridge Arsenal di kawasan Chantilly, Virginia.

Menurut Dover, bisnis semakin ramai sekalipun pada hari kerja. Para pengunjung melihat-lihat berbagai jenis senjata yang digantung di dinding, serta yang tersimpan di etalase toko.

Menyusul terjadinya penembakan massal di sebuah sekolah di Newton, Connecticut, dan beberapa penembakan lain, serta rencana pemerintah untuk memperketat kepemilikan senjata, secara nasional bisnis senjata api di Amerika Serikat justru semakin ramai. Senjata jenis AR-15, yang dipakai pelaku penembakan di Newton, bahkan menjadi senjata paling laris terjual. (Baca berita sebelumnya; Lagi, Kebrutalan Pemuda Amerika Tewaskan Puluhan Orang).

Menurut Dover, perdebatan mengenai pengetatan kontrol senjata api justru mendorong orang berbondong-bondong membeli senjata. Pembeli, kata Dover, ingin segera memiliki senjata api sekarang sebelum nantinya akan dipersulit jika peraturan baru dikeluarkan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di Amerika Serikat, penjual senjata harus memeriksa terlebih dahulu latar belakang kriminal calon pembeli lewat database kepolisian. Pada bulan Desember 2012, akses data itu mencapai 2,2 juta atau naik hampir 59 persen dari periode yang sama di tahun 2011, menurut persatuan pedagang senjata National Shooting Sports Foundation.

Jurubicara Kepolisian Negara Bagian Virginia Corinne N. Geller mengatakan, pengecekan latar belakang kriminal di negara bagiannya mengalami kenaikan 79 persen pada Desember 2012, dibanding periode yang sama tahun 2011. Pengecekan data itu semakin meningkat setelah terjadi insiden penembakan di Newton, di mana akses data perhari bisa mencapai 5.000. Padahal sebelumnya rata-rata pengecekan data kriminal hanya 2.000 akses.

Pada hari Rabu (15/1/2013), Presiden Barack Obama mengungkap proposal kebijakan pengetatan kepemilikan senjata api, di mana di dalamnya antara lain diatur mengenai penutupan celah dalam proses pengecekan latar belakang kriminal, pelarangan penjualan senjata serbu militer dan pembatasan isi peluru dalam satu magasin maksimal 10 butir. Obama juga menandatangani 23 surat perintah lainnya.

Pro dan kontra kebijakan pengetatan kepemilikan senjata api hingga kini menjadi perdebatan baik di kalangan masyarakat maupun pejabat AS.

Pihak yang menolak pembatasan berpendapat, kontrol ketat atas kepemilikan senjata api tidak akan mengurangi angka kejahatan bersenjata, sebab pelaku bisa memakai banyak jenis senjata lain. Sedangkan kelompok yang mendukung kebijakan itu mengatakan, setidaknya angka kematian akibat kejahatan bersenjata bisa dikurangi, terutama yang menggunakan senjata api.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Masalah Pendidikan Indonesia adalah Menomorduakan Nilai-nilai agama
Tulisan selanjutnya Amerika akan Kirimi Mesir F-16 dan Ratusan Tank

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Artikel
21 Juli 2026 07:00
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran

Terbaru

  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?