Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Negosiasi Tak Langsung Palestina-Israel Dimulai Rabu Depan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Mei 2010 19:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Negosiasi tidak langsung antara Palestina dan Israel dengan perantara Amerika Serikat akan diselenggarakan pada hari Rabu depan. Netanyahu akan langsung turun tangan dalam agenda ini, dengan berkonsultasi kepada tujuh menterinya. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah kebocoran agenda, demikian seperti yang dilansir Al-Arabia pada Senin (3/5).

Minggu (2/5), Perdana Menteri Israel bertemu dengan Presiden Mesir Husni Mubarak di Sharm el-Sheikh, bersamaan dengan kedatangan utusan AS George Mitchell dalam rangka membicarakan kembali upaya negosiasi damai antara Palestina dan Israel yang belum berhasil.

Seperti diberitakan Ha’aretz, Benjamin Netanyahu akan menuntut kedua belah pihak untuk membahas peraturan keamanan di Tepi Barat pada sesi pertama perundingan tersebut. Israel menegaskan bahwa masalah mendasar yang perlu diselesaikan termasuk perbatasan, pengungsi, dan status Yerusalem.

Salah seorang pejabat senior mengatakan kepada Ha’aretz bahwa Netanyahu baru saja meminta dari Departemen Pertahanan dan Dewan Keamanan Nasional rincian ringkasan yang diberi nama “Delapan Poin”  yang menguraikan tuntutan keamanan Israel dalam hal perjanjian terakhir.

Namun tampaknya poin-poin perjanjian bakal merugikan Palestina karena Netanyahu menginginkan agar dalam “Delapan Poin” tersebut disertakan informasi yang rinci mengenai masalah perlucutan senjata yang akan dilakukan dari  negara Palestina, serta penyebaran pasukan Israel di perbatasan sebelah timur untuk mencegah penyelundupan senjata.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Kepala Staf Perencanaan Umum dan Komandan Angkatan Udara Israel, Mayor Jenderal Edo Nehushtan telah menulis sebuah dokumen asli mengenai pemantauan perbatasan Israel-Palestina, dan kebebasan Angkatan Udara Israel untuk terbang di wilayah udara Palestina, serta untuk melakukan pengontrolan di Tepi Barat.

Para diplomat Israel mengatakan juga kepada Ha’aretz bahwa Palestina akan memilih untuk membuka jalur negosiasi untuk mendiskusikan masalah perbatasan dan pemindahan area yang luas di Tepi Barat kepada pengawasan Palestina, serta menyetujui pembukaan kembali Orient House di Yerusalem. Palestina yakin bahwa di sini mereka mendapatkan keuntungan atas Israel, karena Amerika Serikat dalam hal ini memberikan dukungan kepada mereka. [sadz/aby/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anggaran Kesehatan Mesir Rendah
Tulisan selanjutnya Israel Bebaskan Tentara yang Menembak Warga Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Permendag no 20
Berita

KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Berita
2 November 2026 14:59
Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS
Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
Pejabat Malaysia Sebut Waze Petakan Lokasi Sensitif Negara
Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida

Terbaru

  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026
  • Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Kasus di Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Auditor Halal sebagai Mata Rantai Kebaikan dalam Pengabdian
  • LBH Hidayatullah Kecam Penggerebekan Sewenang-Wenang Aparat di Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo
  • Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?