Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dorong Murid Jadi Tentara, Guru Israel Dapat Bonus

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Januari 2013 09:36 9:36 am
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Januari 2013 09:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Zionis Yahudi berupaya meningkatkan jumlah serdadunya melalui sekolah-sekolah menengah dengan memberi keuntungan ekonomi kepada para guru yang mendorong muridnya masuk dinas militer.

Dilansir Xinhua, hari Senin (21/1/2013) Kementerian Pendidikan Zionis mengkonfirmasi bahwa pihaknya memberikan hadiah kepada para guru berupa insentif positif, guna meningkatkan performa mereka di berbagai bidang seperti akademik, sosial dan juga persentase jumlah murid yang masuk militer usai mereka lulus dari sekolahnya.

Menurut surat dari Kementerian Pendidikan Zionis Israel yang dikirim ke Xinhua, sekolah yang mampu mendorong 40% lulusannya masuk militer akan diberikan hadiah bonus untuk para gurunya.

Sistem pemberian hadiah ini, yang diadakan oleh pihak kementerian sejak satu tahun lalu, mendapat kritikan sebab diyakini akan mendorong pada indoktrinasi dan nasionalisme ekstrim.

Sharaf Hassan, direktur Asosiasi Hak-Hak Sipil di Israel kepada Christian Science Monitor mengatakan, program insentif semacam itu akan mengorbankan pendidikan umum, yang ditujukan untuk mendidik warga Israel tentang demokrasi dan kewarganegaraan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di Israel, setiap orang yang sudah berusia 18 tahun baik laki-laki maupun perempuan harus mengikuti wajib militer, meskipun ada beberapa pengecualian. Orang Yahudi di Israel biasanya menghindari kewajiban itu dengan cara mendaftarkan diri masuk sekolah agama. Sementara warga selain Yahudi punya pilihan untuk bergabung dengan dinas keamanan sipil dan bukannya militer. Dalam beberapa kasus, orang Arab yang ada di Israel dikecualikan dari kewajiban itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Akhir Hayat Imam Al Ghazali
Tulisan selanjutnya Uskup: Jumlah Qibhty di Mesir >15 Juta Orang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun

Berita
11 September 2026 10:59
Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!
900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat
Anwar Ibrahim Serukan BRICS untuk Tolak Penjajahan dan Terorisme ‘Israel’

Terbaru

  • MUI Tegaskan Peringatan Maulid Nabi Tak Semestinya Bernuansa Satanic
  • Hidayatullah: Umat Islam Harus Berpolitik dengan Tauhid
  • Al-‘Aqabah: Jalan Terjal Menuju Peradaban Fitrah
  • Erdogan: Pakta Pertahanan Makkah adalah Sinyal Persatuan bagi Dunia Islam
  • Publik Amerika Lebih Pilih Dukung Palestina daripada ‘Israel’
  • Pameran Kaligrafi Internasional 2026 di Semarang Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara
  • Norwegia Ancam Penjara 3 Tahun bagi Perusahaan yang Berdagang dengan Permukiman Israel
  • Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik
  • 900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat
  • Maladewa Peringati 900 Tahun Memeluk Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?