Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Feature

Mengenal Sosok Sang “Surya” [2-habis]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Juni 2010 16:38
Bagikan
Bagikan

Berharap Rumah di Surga

Hidayatullah.com–Sebagai Muslim, Surya Fachrizal Ginting adalah pribadi yang taat. Kemanapun pergi di tasnya selalu terselip al-Qur’an kecil. Asisten redaktur pelaksana Majalah Suara Hidayatullah, Bambang Subagyo bercerita tentangnya.

“Malam itu, saat kami menginap di sebuah hotel di Jakarta. Dia bangun malam untuk shalat Tahajud. Shubuhnya ia mengajak saya shalat di masjid yang tak jauh dari hotel. Shalat berjamaah di masjid memang sudah menjadi kebiasaannya, di manapun dan kapan pun. Pernah kami bingung mencarinya dalam suatu perjalanan. Ternyata, dia menyelinap pergi ke masjid untuk shalat.

Pernah juga dia meninggalkan nara sumber saat sedang wawancara. Padahal, bagi wartawan, nara sumber itu amat mahal. Kadang harus nongkrong berjam-jam hanya untuk menunggu satu nara sumber. Lha ini, sumber sudah dalam ‘dekapan’ malah ditinggal, ‘hanya’ karena mendengar suara azan. Ia minta izin untuk shalat di masjid.”

Surya juga pribadi yang sederhana. Sekalipun di hotel dia tak canggung, apalagi malu, pakai sarung.

Baca Juga

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam
Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

“Kami saat itu lagi makan di restoran sebuah hotel. Dia tampak paling ganjil, di antara tamu-tamu yang lain. Bersarung setengah kaki dan berjaket yang ada tutup kepalanya. Keduanya sudah kelihatan usang. Tak lupa topi putih kumal bertengger di pucuk kepalanya. Sekalipun hampir semua mata menyorot kepadanya, dia cuek saja.

Malam itu lahap sekali dia makan. Setelah nambah lagi satu piring, ia lalu mengambil selembar tisu lebar. Saya pikir mau dipakai untuk membersihkan mulutnya. Salah. Dia gunakan membungkus sejumlah makanan. Wah, kacau anak ini, seperti tak pernah makan di hotel. Tapi ternyata salah. Dia ambil makanan untuk sahur.”

“Untuk makan sahur,” kata Surya. Waktu itu, Minggu malam Senin. Rupanya ia hendak puasa sunnah Senin-Kamis.

Nah, cerita lain tentang Surya diceritakan Dadang Kusmayadi, redaktur pelaksanan majalah Suara Hidayatullah. Suatu kali, Dadang, Surya dan Ibnu Syafaat sedang melakukan perjalanan Surabaya-Jakarta menggunakan kereta api.

Saat masuk adzan Maghrib, Dadang mengajak Ibnu Syafaat (keduanya staf redaksi Hidayatullah Media Groups) untuk shalat. Tapi Surya tak mau shalat sambil duduk. Dia menganggap kurang afdhal.

“Akhirnya, Surya dan Dwi Budiman menggelar koran di tengah-tengah antara tempat duduk, tepat di jalan di mana banyak berlalu lalang orang. Nah, karena dipakai Surya shalat, pramuniaga yang hendak lewat menunggunya sampai shalat usai, ”kenang Dadang.

Cerita lain datang dari Ainuddin Chalik, wartawan Hidayatullah.com yang sering liputan bareng dengan Surya. Sebagaimana diketahui, Surya adalah koordinator liputan (korlip) Hidayatullah.com wilayah Dejabotabek (Depok, Jakarta, Tangerang dan Bekasi). Karena itu, Ainuddin sering mendapat tugas reportase darinya.

Ketika itu, pertengahan tahun 2008, Ainuddin mengaku belum mengenal betul sosok pria ini.

“Saya hanya sering melihat dia datang ke kantor pagi-pagi sekali karena kebetulan kantor saya dekat kantor dia,” ujar Ainuddin.

Setelah bergabung di Hidayatullah.com, Ainuddin akhirnya sering mendapat tugas darinya. Karena sering bertemu dan berbincang, mereka menjadi semakin akrab. “Saya sering diajak ikut liputan,” aku Ainuddin.

Namun karena Ainuddin masih baru, Surya sering membantu mentranskrip wawancara saja, meski sebenarnya ia merasa malu sekedar mengerjakan itu. Tapi ia kaget dengan rasa pengertian Surya.

“Apa pun yang ente bisa, maka itulah jalanmu untuk memperjuangkan Islam,” ujar Surya. Dan kalimat itulah yang sering ikut memicu semangat Ainuddin.

Bulan Maret lalu, Surya baru membeli 1 unit rumah secara kredit di sebuah komplek perumahan di Kota Bekasi. Tapi jangan bayangkan rumahnya besar, ukurannya kecil saja, hanya terdapat 1 kamar, yang digunakan untuk istri dan kedua anaknya.

Menjelang keberangkatannya ke Gaza, ia sempat digoda teman-teman sekantor. “Sur, bagaimana bisa menyelesaikan pembangunan rumahnya jika kelak tak bisa pulang lagi ke Indonesia?”

“Kalaupun saya tidak bisa menyelesaikan pembangunan rumah, mudah-mudahan saya bisa punya rumah di Surga,” kata Surya dihadapan para kru Majalah Suara Hidayatullah di kantor Jakarta. [Diceritakan oleh Bambang, Dadang dan Ainuddin Choliq/Hidayatullah.com] habis.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 36 Anggota Parlemen Arab Menuju Gaza
Tulisan selanjutnya Anti-Islam: Bangun Pusat Menghapus Ayat Quran di Bekas WTC

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Berita
21 Juli 2026 19:48
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Feature

Karena Politik Penjaga Sapi, Peternak Menangis Pasar Sepi

27 Mei 2026 07:57
Feature

Niat Ajak Teman Kembali Kristen, Pemuda Ini Justru Temukan Hidayah dan Masuk Islam

30 April 2026 14:00
Feature

Jawad Pulang dengan Luka Siksaan ‘Israel’

26 Maret 2026 07:50
Feature

Dapur Tak Pernah Padam: 224 Tahun Memberi Makan Fakir dan Musafir

20 Maret 2026 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?