Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jatuh Cinta pada Wanita, Pasangan Gay Malawi Pilih Pisah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Juni 2010 18:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pernikahan pasangan gay Malawi yang menghebohkan beberapa bulan lalu, akhirnya berakhir. Salah seorang di antara mereka jatuh cinta pada seorang wanita.

Steven Monjeza, 26, dan Tiwonge Chimbalanga, 20, ditahan pada bulan Desember tahun 2009, beberapa hari setelah melangsungkan upacara pernikahan sejenis di distrik komersial Malawi, Blantyre. Penahanan mereka memicu gelombang protes internasional atas undang-undang antigay negara di Afrika tersebut.

Keduanya masih tetap sebagai pasangan selama lima bulan masa sidang dan setelah keputusan dijatuhkan. Mereka mendapat pengampunan dari Presiden Bingu wa Mutharika pada 29 Mei lalu.

Kurang dari dua pekan setelah dibebaskan, mereka mengumumkan “perceraiannya”.

“Saya tidak lagi cinta kepada Tiwonge Chimbalanga. Saya jatuh cinta pada seorang wanita bernama Dorothy Gulo,” kata Monjeza. “Kami merencanakan sesuatu untuk masa depan bersama Dorothy,” tambahnya, seperti dikutip Telegraph (9/6).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Chimbalaga mengetahui keputusan Monjeza lewat surat kabar lokal, tapi menyatakan “saya tidak menyesalinya.”

Katanya, bekas pasangannya itu “bebas untuk menikah sebagaimana saya juga akan menikahi suami saya. Ada banyak pria baik di sekitar sini. Saya akan tetap menjadi seorang gay.”

“Apa yang harus Anda ketahui adalah, tidak ada yang memaksanya ketika kami melangsungkan pernikahan simbolis pada bulan Desember,” ceritanya Chimbalanga.

Menurut Chimbalanga, Monjeza yang tinggal di desa Kameza, telah ditekan oleh paman dan keluarga besarnya untuk meninggalkan dirinya dan mencari seorang wanita sebagai pasangan.

Sang paman, Khuliwa Dennis Monjeza berkata, “Saya akan pastikan Chimbalanga tidak akan menemui Monjeza lagi.”

Katanya, perkawinan sejenis merupakan “sesuatu yang asing dan tidak pernah didengar dalam budaya kami,” seraya menambahkan bahwa kerabatnya telah memperingatkan Chimbalanga agar “tidak menginjakkan kakinya di desa … Mereka mengancam akan berurusan dengannya.”

Sepertinya tidak ada seorang pun yang mempengaruhi keputusan Steven Monjeza, sebagaimana dikatakan Chimbalanga. Monjeza berkata telah “mengambil pelajaran dari pengalaman saya selama dalam penjara dan saya tidak ingin melakukan apapun yang berkaitan dengn homoseksual.”

Malawi mendapat kritik tajam dari negara-negara Barat yang bantuan finansialnya untuk membiayai sebagian besar anggaran belanja negara tersebut, atas keputusannya menahan pasangan gay itu. Bahkan ketika itu, Sekjen PBB Ban Ki-moon meminta agar negara-negara di dunia mereformasi undang-undang antigay mereka.[di/tlguk/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sekolah Belgia Pecat Guru Bercadar
Tulisan selanjutnya Setelah Guetemala, Muncul Lobang Raksasa di China

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Uni Eropa Bendera
Berita

Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Berita
5 September 2026 10:14
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?