Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rusia: Pemberontak Mali = Pemberontak Libya yang Dipersenjatai Barat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Januari 2013 10:00 10:00 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Januari 2013 10:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah—Rusia hari Rabu (23/1/2013) mengatakan bahwa para pemberontak yang berperang melawan pasukan Prancis dan Afrika di Mali adalah kelompok perlawanan yang sama yang dipersenjatai negara-negara Barat saat mendepak pemimpin Libya Muammar Qadhafi.

AQIM (Al-Qaida in the Islamic Maghreb) dan kelompok-kelopok lokal Mali menguasai wilayah utara tahun lalu, mereka dikabarkan menggunakan persenjataan yang disita dari Libya usai Qadhafi tumbang.

“Mereka yang diperangi oleh Prancis dan Afrika sekarang di Mali adalah orang-orang yang sama yang menggulingkan rezim Qadhafi, yang dipersenjatai oleh rekan kami negara-negara Barat sehingga mereka bisa mendepak rezim Qadhafi,” kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dalam konferensi pers, lapor Reuters.

“Serangan teroris hampir setiap hari terjadi di kawasan itu, senjata beredar tanpa kendali, infiltrasi oleh militan terjadi, termasuk di daerah Sahara-Sahel,” kata Lavrov.

Dalam kesempatan itu Lavrov juga menyangkal kabar yang mengatakan bahwa Rusia menawarkan bantuan untuk mengangkut pasukan Prancis ke Mali.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Rusia, eksportir senjata terbesar kedua dunia dan memiliki pangkalan laut di Suriah, menolak dikatakan melindungi rezim Bashar al-Assad yang ingin digulingkan oleh pasukan oposisi dukungan Barat dan negara Timur Tengah lainnya.

Rusia mendukung resolusi Dewan Keamanan Perserikatan bangsa-Bangsa yang mengizinkan intervensi militer atas Mali, tapi masih membela keputusannya yang abstain dari resolusi serupa atas Libya tahun 2011, yang mengizinkan NATO menggempur Libya guna menggulingkan Qadhafi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya EgyptAir Tidak akan Tayangkan Film “Panas”
Tulisan selanjutnya Wanita Amerika Boleh Terjung Langsung di Medan Tempur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang

Berita
12 September 2026 17:33
Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
Hidayatullah: Umat Islam Harus Berpolitik dengan Tauhid
Anwar Ibrahim Serukan BRICS untuk Tolak Penjajahan dan Terorisme ‘Israel’
Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris

Terbaru

  • Pameran Kaligrafi Internasional 2026 di Semarang Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara
  • MUI Tegaskan Peringatan Maulid Nabi Tak Semestinya Bernuansa Satanic
  • Hidayatullah: Umat Islam Harus Berpolitik dengan Tauhid
  • Al-‘Aqabah: Jalan Terjal Menuju Peradaban Fitrah
  • Erdogan: Pakta Pertahanan Makkah adalah Sinyal Persatuan bagi Dunia Islam
  • Publik Amerika Lebih Pilih Dukung Palestina daripada ‘Israel’
  • Norwegia Ancam Penjara 3 Tahun bagi Perusahaan yang Berdagang dengan Permukiman Israel
  • Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik
  • 900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat
  • Maladewa Peringati 900 Tahun Memeluk Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?