Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Oposisi Suriah: Sikap Diam Dunia Beri Lisensi Assad Membunuh

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 31 Januari 2013 10:03 10:03 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 31 Januari 2013 10:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pihak oposisi di Suriah menyatakan hari Rabu (30/01/2013), “sikap diam diri dunia” sedang memberikan rezim Bashar Al-Assad lisensi untuk membunuh, setelah sehari sebelumnya ditemukan puluhan pemuda terbunuh dalam suatu eksekusi dengan tembakan di kota Aleppo.

Komentar itu muncul setelah utusan PBB Lakhdar Brahimi mengatakan, perang di Suriah telah mencapai “tingkat horor belum pernah terjadi sebelumnya,” dan Dewan Keamanan PBB harus segera bertindak untuk menghentikan pembantaian tersebut.

Saksi dan pejuang mengatakan, mayat 78 pemuda, yang semua dieksekusi dengan tembakan tunggal, ditemukan Selasa di sungai di Aleppo. Peristiwa ini menambah daftar suram pembantaian yang dilakukan selama 22 bulan konflik Suriah.

Pemberontak menyalahkan rezim atas pembunuhan, namun pihak berwenang Suriah menuduh kelompok pejuang Al-Nusra Front telah melakukan pembantaian.

Koalisi Nasional Suriah, aliansi oposisi utama, meminta kelompok-kelompok hak asasi menyelidiki pembantaian tersebut dan “membawa pembunuh ke pengadilan.” “Kelambanan dunia terhadap pelanggaran hak asasi manusia yang sedang berlangsung di Suriah mendorong para pembunuh melanjutkan kejahatan mereka… Para pemuas nafsu masih tetap berada dalam posisinya di sebagian besar negara … memberikan lampu hijau bagi para pelaku genosida melanjutkan apa yang mereka lakukan,” kata mereka, dilaporkan laman berita Saudi Gazette.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Koalisi menyatakan “terkejut atas pembantaian terbaru mengerikan yang dilakukan oleh (Presiden Bashar Al-) rezim Assad terhadap warga sipil tak berdosa.” Mereka menyerukan Dewan Keamanan merujuk masalah ini ke Mahkamah Pidana Internasional di Den Haag.

“Dunia telah meninggalkan kewajiban moral dan komitmen politik kepada rakyat Suriah, membiarkan rezim kriminal Suriah membunuh puluhan warga dengan menggunakan taktik yang paling brutal dan pengecut,” kata pernyataan itu.

Di Aleppo, Ummu Mohammad berjalan perlahan-lahan di antara 32 mayat terselubung yang tergeletak di lantai sekolah, saat akan dikuburkan Rabu. Mereka ditembak pada titik-jarak dekat.

Dia kemudian berhenti dan berlutut, serta menarik penutup pada wajah yang begitu hancur untuk mengenalinya. Salah satu pejuang membantunya menyingkap lebih jauh penutup untuk memperlihatkan tato di lengan kanan korban.

Ummu Mohammad lantas menutupi wajahnya dengan kedua tangannya dan mulai menangis. “Ini keponakannya, seorang dokter dari kota Maraaa yang menghilang pada bulan Juli,” kata suaminya, Abu Ahmed, yang sempat berada di tepi Sungai Quweiq di Aleppo Selasa.

Di sana ia ikut membantu menarik dari air sejumlah jasad. Beberapa saksi mengatakan, jasad itu sebanyak 108 orang dari kalangan anak muda, bahkan anak-anak.

“Kami akan membalas apa yang terjadi kemarin. Kematian tak berdosa ini tidak akan luput dari hukuman,” kata komandan pejuang Abdel Khader Al-Sada kepada AFP. “Semua warga sipil yang tinggal di zona bebas dianggap musuh rezim. Semua orang Suriah adalah musuh rezim. Assad siap menghabisi setiap rakyatnya agar bisa terus tetap berkuasa,” katanya.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Di Kupang Mereka Berjuang
Tulisan selanjutnya KPK Yakin Cukup Bukti, PKS Tunjuk M Assegaf Jadi Pengacaranya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?