Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Haniyah Dukung Otorita Palestina Tolak Negara Yahudi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 September 2010 14:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ismail Haniyah, perdana menteri pemerintah Palestina di Gaza hari Jumat (24/9/2010) mengatakan menolak permintaan AS ataupun Eropa agar Palestina mengakui Israel sebagai sebuah negara Yahudi.

Berbicara saat shalat Jumat di sebuah masjid di Gaza City, Haniyah menyatakan bahwa tuntutan Israel agar diakui sebagai negara Yahudi berarti mengancam hak pengungsi Palestina untuk kembali ke tanah air mereka.

Sementara Israel menginginkan agar istilah negara Yahudi digunakan, AS dan Eropa belum menyeru agar dilakukan pergantian istilah.

Wakil menteri luar negeri Israel mengangkat isu tersebut dihadapan negara-negara yang terlibat dalam upaya perdamaian Palestina-Israel dan PM Salam Fayad, setelah semua pihak menolak untuk setuju menggunakan kata baru dalam dokumen Ad Hoc Liaison Committee. Dalam dokumen itu Israel menginginkan agar kata “dua negara untuk dua rakyat” disisipkan.

Dalam kesempatan itu Haniyah juga mengatakan bahwa pemerintah Gaza akan terus melakukan perlawanan terhadap pihak-pihak yang bekerjasama dengan intelijen Israel. Seraya memuji hasil kerja pasukan keamanannya, dia meminta agar rakyat Palestina lebih berhati-hati.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Selama musim panas, kementerian dalam negeri menawarkan amnesti bagi warga Palestina di Gaza yang menjadi agen mata-mata Israel, yang mau menyerah pada 8 Mei hingga 10 Juli. Pemerintah menjamin bagi yang mau menyerah dan mengaku tidak akan dihukum dan dijaga privasi serta kerahasiaannya.

Hari Kamis, sebuah pengadilan militer menjatuhkan hukuman mati kepada seorang pria yang bekerjasama dengan Israel, menyusul penangkapan besar-besaran atas para tersangka mata-mata.

Sebagaimana di lansir Maan, Haniyah juga meminta agar masyarakat internasional, Liga Arab dan Organisasi Konferensi Islam memyeret para pemimpin Israel ke mahkamah internasional, terkait laporan PBB atas penyelidikan insiden berdarah Freedom Flotilla yang dirilis hari Rabu lalu.

Dalam laporan itu komite penyelidik bentukan PBB menyimpulkan bahwa tindakan Israel yang menyerang armada kemanusiaan menuju Gaza pada 31 Mei 2010 melanggar hukum internasional.[di/maan/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migratepalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penelitian: Salafi Belanda Tolak Kekerasan
Tulisan selanjutnya Pembukaan Muktamar Persis Terasa Istimewa Karena Dihadiri Presiden

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’

Berita
20 Oktober 2026 13:59
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

Terbaru

  • Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
  • Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?