Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Riset: Kualifikasi Sama Tapi Gaji Perempuan Lebih Rendah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Maret 2013 08:00 8:00 am
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Maret 2013 08:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sarjana perempuan digaji lebih rendah dibanding laki-laki, meskipun mereka memiliki kualifikasi yang sama, demikian menurut riset di Inggris sebagaimana dilansir BBC (8/3/2013).

Ketimpangan gaji itu bahkan terjadi jika mereka berasal dari universitas yang sama dan jurusan yang sama pula.

Para peneliti menganalisa data dari studi atas 17.000 lulusan universitas yang disebut Futuretrack. Data yang dianalisa para peneliti dari Higher Education Careers Services Unit (Hecsu) di Inggris itu merupakan besaran gaji yang diperoleh lulusan universitas tahun lalu.

Hasil studi menunjukkan bahwa gaji dari separuh sarjana perempuan berkisar antara £15.000 (Rp 218 juta) dan £23.999. Lulusan pria cenderung akan membawa pulang gaji sebesar £24.000 atau lebih.

Menurut Jane Artess dari Hescu, distribusi gaji itu “sangat tidak merata.” Hal ini terjadi bahkan saat undang-undang telah dirancang untuk memastikan akses setara ke lapangan pekerjaan dan gaji, kata Artess.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Data yang dipublikasikan di jurnal Hescu ini mengindikasikan bahwa lulusan pria dari jurusan apa saja mendapat gaji lebih besar dari wanita, bahkan jika sebuah jurusan lebih banyak diminati oleh wanita.

“Ketika pendapatan sarjana diteliti berdasarkan jurusan, jelas bahwa perempuan mendapat gaji lebih sedikit dari pria meski jurusan mereka sama,” kata artikel yang dimuat dalam Graduate Market Trends itu.

“Peluang setara terhadap pekerjaan dan gaji telah diperkuat di legislasi selama 40 tahun, tapi Futuretrack menemukan bahwa menjadi perempuan dapat membedakan besaran gaji,” kata Artess.

“Sulit untuk mengetahui penyebab hal ini, misalnya, sarjana perempuan dari subyek terkait media lebih banyak dari pria tapi gaji mereka lebih rendah.”

“Karena membedakan bayaran pria dan wanita untuk pekerjaan yang sama melanggar hukum, maka pasti ada sesuatu yang terjadi pada pendapatan sarjana perempuan,” imbuhnya.

“Satu-satunya area dimana bayaran perempuan sama dengan lelaki adalah di sektor non profit,” kata Artess.

Analisa data pada penelitian itu itu tidak mencakup pekerja paruh waktu dan pengangguran.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hamas: Kunjungan Obama ke Tepi Barat Merupakan Perangkap
Tulisan selanjutnya Pimpinan Ponpes Al-Zaitun Kunjungi Anas Urbaningrum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?