Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wikileaks Siap Beber Dokumen Lagi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 November 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Wikileaks mengumumkan akan merilis dokumen paket ketiga tentang perang dan kali ini besarnya akan tujuh kali lipat dibandingkan bocoran sebelumnya tentang perang Irak.

Lewat Twitter-nya, pendiri website itu mengaku sedang “mengalami tekanan kuat” atas rencana pengungkapan tersebut, tapi mereka bertekad akan tetap meluncurkan dokumen itu.

“Dunia baru akan muncul pada bulan-bulan mendatang, sejarah global didefinisikan ulang. Kuatkan kami,” tulis Wikileaks.

Belum jelas hal yang menjadi cakupan dalam bocoran kali ini, tetapi biasanya dokumen dari Wikileaks akan menciptakan “riuh” di Inggris dan Amerika Serikat.

Para Jenderal di dua negara itu masih geram atas bocoran terakhir dari Wikileaks, yaitu 400 ribu dokumen rahasia perang di Irak. Ini menjadi kebocoran dokumen militer yang paling besar sepanjang masa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dokumen-dokumen itu merinci hal yang disebut pendiri Wikileaks, Julian Assange sebagai “bukti kuat kejahatan perang” oleh AS dan pemerintah Irak. Setelah dokumen-dokumen itu dibeberkan, timbul suara-suara publik yang minta penyelidikan berbagai hal di dalam dokumen tersebut.

Bocoran terbaru dari Wikileaks diperkirakan mengandung sebanyak tiga juta dokumen.

Dokumen itu bisa saja berisi tentang kejahatan-kejahatan serupa atau yang belum pernah diungkapkan mengenai insiden yang melibatkan pasukan koalisi.

Lewat Twitter, para pendiri Wikileaks menulis kalimat, “Rilis berikutnya 7x lebih besar dari log Perang Irak. Berbulan-bulan ada tekanan intens. Kuatkan kami.”

Bocoran pertama Wikileaks adalah tentang perang di Afghanistan yang memberikan gambaran suram dari perang melawan Taliban dan frustasi dalam usaha melatih polisi Afghanistan.

Dokumen kedua mencakup periode pendudukan di Irak antara 2004 dan 2009 serta ketakpedulian Amerika Serikat untuk menyelidiki ratusan laporan tentang pelecehan, pemerkosaan, penyiksaan dan pembunuhan oleh polisi dan tentara Irak.

Informasi itu juga mengungkapkan bahwa lebih dari 15.000 warga sipil tewas dalam berbagai insiden yang belum pernah terungkap. Pemerintah Amerika Serikat dan Inggris bersikeras tidak ada catatan resmi jumlah korban sipil, namun dokumen itu menyatakan ada 66.081 orang non-kombatan tewas. Jumlah orang tewas total mencapai 109 ribu jiwa.

Dokumen itu juga mengungkapkan insiden tentara Inggris yang menembak mati gadis Irak usia delapan tahun ketika ia bermain di jalanan.

Informasi-informasi Wikileaks diperkirakan berasal dari Manning Bradley, tentara AS yang bertugas sebagai analis intelijen. [ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hasyim Muzadi Usulkan TKW Ditarik dari Arab Saudi
Tulisan selanjutnya Perpusnas RI Akan Bangun Gedung 24 Lantai pada 2012

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid

Berita
8 Juni 2026 12:15
Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang

Terbaru

  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
  • Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia
  • PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja
  • Pra Kongres Umat Islam VIII, MUI Gelar Halaqah Nasional Bahas Pesantren Aman dan Ramah Anak
  • Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia
  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?