Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Peneliti: Persenjataan AS Penyebab Bayi Cacat dan Kanker di Falujjah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Januari 2011 22:07
Bagikan
Bom Fosfor
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah penelitian yang mengkaji sebab-sebab melonjaknya angka kelahiran cacat di kota Falujjah, Iraq, untuk pertama kalinya menyimpulkan bahwa kerusakan genetik yang terjadi kemungkinan disebabkan oleh persenjataan yang digunakan oleh Amerika Serikat enam tahun lalu.

Para peneliti menemukan bahwa kelahiran cacat nyaris 11 kali lebih tinggi dari angka rata-rata normal, dan pada semester pertama tahun 2010 angkanya naik ke tingkat yang belum pernah dicapai sebelumnya.

Hasil penelitian yang akan dipublikasikan di International Journal of Environmental Research and Public Health pekan ini tersebut merupakan tindak lanjut dari dua penelitian sebelumnya. Di mana salah satu hasil penelitiannya menunjukkan terjadi distorsi dalam rasio jenis kelamin kelahiran bayi sejak invasi pasukan Amerika Serikat ke Iraq tahun 2003, yaitu berupa penurunan angka kelahiran bayi laki-laki hingga 15%.

“Kami menduga bahwa populasi sangat dipengaruhi oleh keadaan lingkungan,” kata Mohzgan Savabieasfahani, salah seorang peneliti dan pakar toksikologi lingkungan. “Kami tidak tahu apa faktor lingkungan itu, tapi kami melakukan lebih banyak percobaan untuk mencari tahu.”

Laporan penelitian mengidentifikasi metal sebagai faktor penting yang mencemari kota Falujjah, dan yang paling terpengaruh adalah wanita hamil. “Logam terlibat dalam pengaturan stabilitas genom,” tulis laporan itu. “Sebagai faktor yang mempengaruhi lingkungan, logam potensial menjadi penyebab cacat pada kelahiran.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Identifikasi logam sebagai penyebab kecacatan mengingatkan orang akan penggunaan depleted uranium dalam jumlah besar oleh pasukan Amerika Serikat saat menyerang Falujjah bulan April dan Nopember 2004. Sebagian ilmuwan mengatakan bahwa bahan uranium yang terkandung dalam persenjataan AS meninggalkan residu beracun di lingkungan kota. Namun, sebagian ilmuwan lain menyangkalnya.

Laporan Savabieasfahani dan rekannya juga menyebutkan kemungkinan adanya residu lain di wilayah pertempuran yang menjadi penyebab kelahiran cacat. Banyak bahan-bahan lain yang juga bisa menyebabkan kecacatan, seperti dioxin misalnya, yang efek buruknya telah diderita orang-orang Vietnam.

Dokter spesialis anak di RS Umum Falujjah, Dr. Samira Abdul Ghani, pada bulan Mei hingga Agustus 2010 meneliti 55 keluarga yang memiliki kelahiran cacat parah. Lima belas persen dari 547 bayi yang lahir di bulan Mei 2010 mengalami kecacatan. Pada periode yang sama, 11% bayi dilahirkan dalam usia kehamilan kurang dari 30 minggu dan terjadi abortus spontan pada 14% janin.

Salah satu kisah yang didokumentasikan adalah cerita tentang seorang ibu dan putrinya. Setelah serangan pasukan AS ke Falujjah di tahun 2004, keduanya melahirkan bayi dalam keadaan cacat parah. Istri kedua ayah anak perempuan itu juga melahirkan bayi dalam keadaan cacat yang parah di tahun 2009.

Padahal, menurut Savabieasfahani, dalam keadaan normal, kemungkinan kelahiran cacat beruntun seperti itu bisa dibilang nol.

Begitu tingginya tingkat kelahiran cacat pada bayi-bayi Falujjah, para peneliti yakin telah terjadi epidemi di kota itu.

“Ini merupakan krisis kesehatan masyarakat yang serius, yang memerlukan perhatian global. Kita memerlukan penelitian yang independen dan tidak bias untuk mencari tahu penyebab epidemi ini. Kami mengundang para ilmuwan dan organisasi-organisasi untuk berhubungan dengan kami, sehingga kita memeiliki kekuatan untuk menanggapinya sebagai sebuah isu kesehatan publik global,” kata Savabieasfahani.

Lembaga kesehatan dunia WHO rencananya akan melakukan penelitian tahun ini. Namun karena situasi Iraq yang belum stabil, survei yang menyeluruh sepertinya belum dimungkinkan.[di/grd/hidayatullah.com]

Foto: Pasukan Amerika Serikat menjatuhkan fosfor putih saat melakukan patroli dini hari di sekitar kota Falujjah Nopember 2004, sebagai awal tindakan ofensif melawan pejuang Iraq.(Getty Images)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Necmettin Erbakan Masuk Rumah Sakit
Tulisan selanjutnya Pilihan Investasi 2011 : Pilih Yang Bukan Buih…

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral

Berita
8 Juni 2026 20:30
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid
BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026

Terbaru

  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?