Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tidak Sekali Inggris “Bidik” Zamzam

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 8 Mei 2011 13:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—BBC hari Kamis (05/5/2011) menurunkan laporan bahwa Zamzam dari Makkah yang dijual di Inggris terkontaminasi.

“Air Zamzam diambil dari sebuah sumur di Makkah dan dianggap suci oleh Muslim, namun sampel dari sumber menunjukkan air itu mengandung zat kimia berbahaya,” tulis BBC.

Media Inggris terkemuka itu mengutip pernyataan Duncan Campbell presiden Asosiasi Analis Publik yang mengatakan, “Airnya beracun, terutama karena tingginya kadar arsenik, yang merupakan karsinogen (penyebab kanker).”

Tuduhan dari Inggris atas air Zamzam yang dinyatakan terkontaminasi arsenik ini bukan yang pertama kali.

Food Standards Agency Inggris pernah merilis pernyataan di situsnya (30 Juli 2010), yang menyerukan agar orang-orang mempertimbangkan untuk tidak meminum air Zamzam. Menurut lembaga itu, hasil tes menunjukkan bahwa air Zamzam yang dijual di Inggris atau dibawa ke Inggris untuk konsumsi pribadi mengandung tingkat arseik atau nitrat yang tinggi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sayangnya laporan keduanya bias dan cenderung menyesatkan. BBC misalnya, dalam menyelidiki air Zamzam — sebagaimana yang ditulis laporannya — dilakukan dengan cara menyamar. Aksi penyamaran ini terdengar aneh, mengingat air Zamzam yang mereka teliti didapat dari beberapa toko buku Muslim, yang berarti bisa dibeli secara bebas meski tanpa penyamaran. Penelitian atas Zamzam itu juga terbatas hanya pada air yang didapatnya dari toko-toko tersebut, yang tidak jelas keasliannya dan kualitas pengemasannya.

Dan entah kenapa lembaga penyiaran Inggris tersebut merasa perlu untuk menurunkan laporan itu dalam tiga judul yang berbeda, dengan isi yang sama, seakan ingin membuat sebuah sensasi yang kerap dilakukan media massa besar.

Sementara FSA hanya menyatakan bahwa Zamzam mengandung arsenik dan harus dihindari, tanpa menjelaskan berapa kadar arsenik didalamnya. FSA tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai sampel dan hasil penelitiannya. Padahal semestinya lembaga seperti FSA bisa memberikan informasi yang lebih lengkap, tidak bias apalagi menyesatkan.

Hal-hal yang berbau Muslim dan terkait dengan Islam memang dari tahun ke tahun sering menjadi sasaran tembak masyarakat dan pemerintah Inggris. Tidak hanya terbatas pada pakaian, seperti jilbab, tapi juga menyangkut menu halal yang disajikan di restoran dan kantin sekolah.

Sementara agama-agama lain yang juga memiliki air suci tidak pernah dipermasalahkan. Umat Katolik contohnya, menggunakan air suci dari gereja untuk pembaptisan orang dan juga tempat, digunakan untuk memberkati bukan hanya orang dewasa tapi juga untuk memandikan bayi yang baru lahir. Namun anehnya, hingga saat ini tidak ada yang mempertanyakan tentang kebersihan air yang sumbernya berbeda-beda itu.

Ratusan juta Muslim telah meminum air Zamzam dari satu sumber yang sama, namun hingga kini belum pernah ada yang mengeluhkan atau terindikasi mengalami sakit akibat air Zamzam.

“Keluarga saya dan saya sendiri telah meminum air Zamzam selama bertahun-tahun. Tidak ada satupun dari kami yang menderita sakit akibat meminumnya. Jika laporan BBC itu benar, maka penduduk Makkah sudah pasti menderita banyak penyakit, termasuk kanker, karena kebanyakan dari mereka minum air Zamzam,” kata Talal Mahjoub, warga Saudi yang mengecam tindakan-tindakan yang mencurigai kualitas air Zamzam, sebagaimana dikutip Arab News (07/5/2011).

Pihak Arab Saudi telah membantah tuduhan yang dinyatakan oleh BBC itu. Baca berita sebelumnya Saudi Bantah Tuduhan BBC tentang Zamzam *

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi Bantah Tuduhan BBC tentang Zamzam
Tulisan selanjutnya Siprus Naikkan Misi Diplomatik Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Berita
21 Juli 2026 14:37
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?