Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Arab Saudi dan Kuwait Dorong Reformasi DK PBB

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 17 Mei 2011 21:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Arab Saudi dan Kuwait menyerukan agar terdapat lebih banyak ruang untuk negara-negara lain yang mewakili di Dewan Keamanan, berkaitan perubahan keseimbangan kekuasaan antarnegara.

“Harus ada reformasi nyata di Dewan Keamanan PBB, bukan perubahan kosmetik belaka di sana-sini,” demikian diberitakan Arab News, mengutip Kepala Bagian Media di Departemen Luar Negeri, Osama Nugali, Minggu (15/5), sebelum pertemuan tingkat menteri utama negara-negara anggota PBB, Senin (16/5) di Roma.

Nugali mengatakan, dunia telah mengalami perubahan selama 60 tahun terakhir.

Dia mengatakan, reformasi harus mencakup Dewan Keamanan yang lebih representatif dan lebih transparan, sebagai badan yang dapat menuntut dan melaksanakan tindakan pada tingkat global.

“Kami ingin reformasi nyata dari lembaga-lembaga PBB, termasuk Dewan Keamanan … Kita tidak menginginkan reformasi mekanis,” tambahnya. “Kami sangat senang untuk berbagi pandangan kita dan berinteraksi dengan negara-negara serta lembaga-lembaga global dalam hal ini.”
 
Kerajaan kaya minyak ini telah menyumbang 500 juta dolar untuk Program Pangan Dunia PBB guna merespon kenaikan harga pangan dan bahan bakar beberapa tahun belakangan ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Reformasi Dewan Keamanan adalah hal paling mendasar dan sulit dari semua masalah upaya reformasi di PBB,” kata seorang diplomat Eropa, menambahkan bahwa negosiasi nyata untuk reformasi Dewan Keamanan PBB mungkin mulai tahun ini.

Kuwait juga meminta reformasi lebih lanjut atas Dewan Keamanan PBB, mengutip alasan yang sama seperti Arab Saudi untuk mencerminkan perubahan baru pada tingkat global. Demikian diberitakan kantor berita KUNA, Senin (16/5).
 
Dewan Keamanan memiliki 15 anggota, di antaranya lima anggota tetap: Amerika Serikat, Rusia, Cina, Prancis dan Inggris. Masing-masing memiliki hak veto. 10 anggota lainnya dipilih secara rotasi.

Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Kuwait, Dr Sheikh Mohammad Sabah Al-Salem Al-Sabah mengatakan Senin, meskipun perjalanan selama 18 tahun untuk membahas memperluas keanggotaan Dewan Keamanan, namun masyarakat internasional tidak melihat kemajuan signifikan apapun.

Dia mengatakan, sangat disayangkan bahwa sebenarnya semua orang setuju bahwa reformasi Dewan Keamanan menjadi sebuah kebutuhan mendesak yang tidak dapat ditunda karena peningkatan besar jumlah negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa dan perubahan besar dalam keseimbangan kekuasaan.
 
Dia menambahkan, gugatan atas  veto tetap merupakan masalah penting dan tantangan nyata bagi semua negara.

Dewan Keamanan mengadakan sidang pertama di tahun 1946 di Church House, London.*

Keterangan foto: Bendera negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB, yang komposisinya sedang digugat.

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PPP Bahas Masalah Nasionalisme dan Keislaman
Tulisan selanjutnya Abbas Serukan Dukungan Negara Palestina di PBB

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?