Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Arab Saudi Batasi Pekerja Asing

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 1 Juni 2011 18:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Arab Saudi tidak akan memperbaharui izin bekerja orang-orang asing yang telah tinggal di negara itu selama enam tahun, sebagai bagian dari upaya untuk memberikan kesempatan kerja kepada penduduk asli kerajaan itu.

“Situasi sekarang ini memerlukan kerjasama kuat antara pemerintah dengan sektor swasta dalam memecahkan masalah pengangguran, di mana ratusan ribu orang sedang mencari kerja,” kata Menteri Tenaga Kerja Adil Fakieh sebagaimana dikutip koran Al-Hayat, Senin (30/5).

Fakieh tidak menjelaskan kapan kebijakan itu akan dilaksanakan, dan apakah hal tersebut berlaku untuk semua bidang pekerjaan.

Pengangguran di Saudi merupakan yang paling tinggi di antara negara-negara pengekspor minyak lain, yang sekarang mencapai 10,5%. Sebanyak 28% dari jumlah pengangguran adalah perempuan dan 40% merupakan lulusan sekolah menengah.

Saudi setidaknya kehilangan uang 100 milyar riyal atau 27 milyar dolar setiap tahun karena mempekerjakan tenaga asing di negaranya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Meskipun negara mereka kaya dan banyak yang berpendidikan tinggi, warga Saudi tidak serta merta bisa mendapat pekerjaan dengan mudah terutama di sektor swasta.

Sebagian besar perusahaan swasta mencari tenaga kerja asing dengan upah rendah untuk pekerjaan-pekerjaan sepele. Namun pada saat yang sama memberikan gaji yang sangat baik kepada orang asing yang memiliki keterampilan tinggi. Itu mengapa kebanyakan warga Saudi bekerja di sektor publik atau menjadi pegawai negeri.

Hampir 70% warga Saudi berusia di bawah 30 tahun, dan populasi bertambah sekitar 2,4% setiap tahunnya. Pada tahun 1994 pemerintah mulai melancarkan program “saudisasi” dengan membatasi jumlah tenaga asing yang dipekerjakan di sektor swasta. Namun, karena kurangnya partisipasi aktif dari perusahaan maka program tidak berjalan seperti yang diharapkan.

Guna menciptakan ribuan lapangan kerja baru dan diversifikasi ekonomi negara, Arab Saudi menggelontorkan dana sebanyak 400 milyar dolar untuk sebuah rencana lima tahun pada 2008. Sebuah stimulus yang termasuk paling besar yang pernah dikeluarkan pemerintah untuk sebuah program.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi akan Bangun 16 Reaktor Nuklir
Tulisan selanjutnya NATO Perpanjang Misi, Yordan Hubungi Pemberontak Libya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Berita
21 Juli 2026 19:08
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?