Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengguna Facebook di AS dan Inggris Menurun

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 13 Juni 2011 20:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Di AS, Inggris, Kanada, Norwegia, dan Rusia, jumlah orang yang menggunakan Facebook selama Mei turun. Demikian menurut data baru.

Itu berarti bahwa pertumbuhan situs telah melambat selama dua bulan berturut-turut, walaupun saat ini penggunanya mendekati 700 juta di seluruh dunia.

Di AS, menurut data yang dikumpulkan dari perangkat iklan yang terdapat di Facebook, kehilangan sekitar 6 juta pengguna, dari 155.200.000 pada awal Mei hingga 149.400.000 pada akhir Mei.

Kanada turun 1520000-16600000, dan Inggris, Norwegia, serta Rusia menurun lebih dari 100.000 pengguna, kata situs tersebut, sebagaimana dimuat laman Guardian, Senin (13/6).

Pertumbuhan melambat dalam jumlah pengguna menunjukkan bahwa Facebook sudah mencapai batas ekspansi di negara-negara tempat keberhasilan Facebook tersebut, dan mungkin bahkan beberapa pengguna awal dari negara-negara tersebut telah berhenti menggunakannya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut data yang dikumpulkan melalui perangkat iklan di Facebook tersebut, situs jaringan sosial terbesar di dunia tersebut masih mendapatkan pertambahan pengguna lain 11,8 juta pada bulan Mei, meskipun pertambahan itu melambat dibandingkan dengan April, yang bertambah 13,9 juta. Kedua angka itu pun juga lebih lambat, dibandingkan dengan penambahan 20 juta setiap bulan selama tahun lalu, dengan pengguna aktif seluruhnya 687.000.000 setiap bulan.

Eric Eldon dari Inside Facebook (perangkat yang memonitor pertumbuhan pengguna) mencatat bahwa “facebook dapat mencapai sekitar 50% dari total penduduk di suatu negara (plus atau minus, tergantung pada tingkat akses internet di negara itu), kemudian pertumbuhannya akan melambat sampai akhirnya berhenti. Sejauh ini, Facebook telah mampu menambal kelambatan dan kerugian di negara-negara yang menurun, dengan keuntungan besar di negara-negara berkembang berpenduduk banyak, seperti Meksiko, Brazil, India, dan Indonesia.”

Dia mencatat, jika diperbolehkan masuk ke Cina, pertumbuhan bisa lepas landas mencapai 1 milyar pengguna. Ia pun mengatakan, jika bisa masuk ke negeri itu,  akan memberikan dua manfaat, yakni akses ke ratusan juta pengguna dan kompromi reputasi Cina di Amerika Serikat dan banyak negara lainnya di seluruh dunia.

Cina memiliki kebijakan terhadap penggunaan internet dan komunikasi, di mana para pengguna di dalam negeri dilarang mengakses berbagai informasi dari  luar negeri yang tidak disetujui Cina. Hal ini menyebabkan situs seperti Facebook dan Twitter dilarang memiliki akses langsung ke Cina, padahal pengguna internet di Cina melebihi jumlah total penduduk AS.

Meskipun saat ini bulan-bulan merosot, pengguna di AS masih terdapat pertumbuhan 23% antara Mei 2010 dan Mei 2011, yakni 155.200.000 pengguna. Sedangkan di Inggris tumbuh sebesar 10% menjadi 29,9 juta pada periode yang sama. AS adalah negara terbesar dalam hal pengguna secara keseluruhan, dengan Indonesia kedua, yakni 36,4 juta, diikuti oleh Inggris dan Turki.

Negara-negara dengan pertumbuhan tercepat di antara 25 negara selama tahun ini adalah Brasil dan Rusia, masing-masing sampai hampir empat kali lipat, menjadi 17,1 juta dan 4,6 juta pengguna. Negara lainnya hampir dua kali lipat peningkatannya: India (sampai 160%, menjadi 24,9 juta), Thailand (sampai 143%, menjadi 9,1 juta pengguna), Mesir (hingga 108%, menjadi 7,1 juta), Polandia (sampai 130%, menjadi 6,1 juta), dan Peru (naik 126%, menjadi 5,5 juta).*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Masjid Al Ikhlas Harus Ditegakkan Kembali di Tempatnya
Tulisan selanjutnya Protes Korupsi Baba Ramdev Tumbang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Terbaru

  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?