Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Serikat Diambang Kebangkrutan

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 2 Juli 2011 18:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Amerika Serikat Barack Obama kembali membujuk kubu Partai Republik yang menguasai parlemen untuk menyetujui usulannya tentang penutupan lubang pajak bagi para jutawan, industri minyak dan juga bagi pesawat jet eksekutif, guna menyelamatkan negaranya dari kebangkrutan.

Hal itu disampaikan dalam pidato mingguannya lewat radio dan internet hari Sabtu (02/7).

Obama mengakui bahwa pemberian insentif pajak kepada para jutawan memang menyenangkan, tapi kebijakan itu tidak bisa diteruskan.

“Kita harus memangkas defisit, tapi kita bisa melakukannya sambil berinvestasi di bidang pendidikan, riset dan teknologi yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan,” kata Obama mencoba meyakinkan.

Ironisnya untuk alasan memangkas defisit anggaran, bidang pendidikan justru sudah terkena dampak lebih dulu. Di wilayah wilayah Providence, Rhode Island saja hampir 2.000 guru mendapat surat pemberitahuan bahwa sewaktu-waktu mereka akan dipecat pada Februari lalu. Baca berita sebelumnya Ribuan Guru AS Bakal Dipecat, Sekolah Ditutup.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebagaimana dilansir Deutsche Welle (30/6) Amerika Serikat harus menaikkan batas hutang maksimalnya, jika tidak, kata Dana Moneter Internasional (IMF), perekonomian AS dan juga dunia akan merasakan akibatnya.

“Kalau pemerintah AS untuk pertama kalinya dalam sejarah tidak bisa membayar hutangnya, kalau akhirnya AS bangkrut, maka konsekuensinya bagi perekonomian AS akan parah sekali,” ujar Obama dalam apel sebelumnya.

“Saya pikir, mayoritas rakyat Amerika setuju dengan solusi ini,” kata Obama.

Meskipun mendesak, tapi tuntutan itu tidak serta merta mendapat dukungan dari kubu Partai Republik yang menguasai parlemen. Mereka ingin agar pemerintahan Obama lebih berhemat. Apalagi menutup lubang pajak bagi golongan kaya berarti juga kenaikan pajak.

Kubu Republik mendesak Obama menghemat anggaran tanpa menaikkan pajak, sementara Demokrat ingin menyeimbangkan anggaran mereka.

Defisit anggaran sebesar 4 trilyun dolar selama 12 tahun menjadi tujuan Obama. Caranya dengan menghemat pembelanjaan negara, anggaran militer dan biaya asuransi kesehatan, serta penutupan peluang bebas pajak.

Tarik ulur masalah anggaran tidak terlepas dari pemilihan umum mendatang, di mana jika penghematan anggaran bisa diloloskan Obama, ia akan mendapat tambahan suara dari rakyat. Sementara kubu Republik yang menjadi mayoritas di parlemen memanfaatkan dominasinya untuk mengusung tema penghematan.  *

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AmerikaObamaold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Memalukan, Biaya Perang AS dari Hutang!
Tulisan selanjutnya Zionis di Balik Penangkapan Kapten Kapal FF 2

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?