Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

1.400 Santri Ikuti `Mufakat` Nasional di Lombok

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 15 Juli 2011 16:46
Bagikan
Bagikan

Hidayutullah.com–Sebanyak 1.400 santri dari seluruh Indonesia akan mengikuti Musabaqah Fahmi Kutubit Turats (Mufakat) atau lomba membaca dan memahami isi kitab kuning tingkat nasional IV yang akan berlangsung di Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Pancor, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat 19-24 Juli 2011.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) NTB H Lalu Suhaimi Ismy di Mataram, Jumat mengatakan, hingga kini jumlah peserta yang akan mengikuti Musabaqah Fahmi Kutubit Turats (Mufakat) itu sebanyak 1.620 orang termasuk pendamping.

Ia mengatakan, para santri yang berasal dari ponpes di 33 provinsi di seluruh Indonesia itu akan ditampung di Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlatul Wathan (NW) Pancor, Lombok Timur.

“Sebelumnya pada lomba pertama hingga ketiga kita menggunakan istilah Musabaqah Qiraatil Kutub, karena merupakan lomba membaca kitab kuning. Pada lomba yang keempat yang digelar di Ponpes NW 2011 ini diperkenalkan itilah Musabaqah Fakmi Kutubit Turats, karena selain membaca juga memahami isi dari kitab kuning,” ujarnya.

Jadi, kata Suhaimi, pada lomba sekarang ini tidak hanya membaca kitab kuning, tetapi juga memahami kandungan atau isinya. Dengan memahami isi kitab tersebut diharapkan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurut dia, Mufakat IV 2011 yang berlangsung selama sepekan itu akan diisi dengan berbagai mata lomba, yakni untuk tingkat `Ula` (awaliyah) atau dasar `dengan peserta santri tingkat Madsarah Ibtidaiyah adalah lomba membaca dan memahai kitab fiqh, sirah (sejarah), aqidah/ahlak dan kitab nahwu sharaf.

Sementara untuk `Wustha` dengan peserta santri tingkat Madrasah Tsanawiyah yang dilombakan aadalah membaca dan memahami kitab Fiqh, Sirah, Aqidah/Akhlak, Nahwu Sharaf, hadits, tafsir dan balaghah, sedangkan untuk Ulya dengan peserta santri Madrasah Aliyah sama dengan Wustha.

“Kegiatan `Mufakat` juga diisi dengan lomba debat menggunakan bahasa Arab dan bahasa Inggris,” katanya.

Menurut rencana `Mufakat` akan dibuka Menteri Agama Suryadharma Ali dan sejumlah gubernur serta sejumlah pejabat dari Kementerian Agama dan Duta Besar (Dubes) negara sabahat, antara lain Malaysia Brunei Darussalam, Saudi Arabia dan negara timur tengah lainnya serta Dubes Amerika Serikat dan Australia.

Para peserta yang merah predikat terbaik akan mendapat hadiah menarik, antara lain umroh ke Tanah Suci Mekah dan seluruh perserta ajuga akan diberikan uang pembinaan.*  

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Liga Arab Desak PBB Serukan Kemerdekaan Palestina
Tulisan selanjutnya LSM Israel akan Gugat UU Larangan “Boikot”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?