Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Qadhafi Kemungkinan Berada di Bani Walid

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 1 September 2011 18:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemimpin Libya yang digulingkan Muammar Qadhafi diyakini berada di kota Bani Qalid, sekitar 95 mil sebelah tenggara Tripoli, kata seorang pejabat tinggi militer Dewan Transisi Nasional, Kamis (01/9).

Abdul Majid Mlegta mengatakan, “seseorang yang kami percayai”  mengatakan bahwa Qadhafi pergi ke Bani Walid bersama dengan anaknya Saif Al Islam dan kepala intelijen Abdullah Al Sanusi. Mereka meninggalkan Tripoli tiga hari setelah ibukota jatuh ke tangan pemberontak.

“Mereka ingin membentuk usat komando operasi di sana dan melancarkan serangan melawan kami,” kata Mlegta.

“Kami sudah bicara dengan bangsawan Bani Walid untuk menangkap dan menyerahkan Qadhafi. Mereka belum menanggapinya. Kami sedang mengkaji posisi kami,” imbuhnya.

Koordinator suku-suku rezim Qadhafi Ali Al Ahwal, yang juga berada di Bani Walid yang merupakan basis pertahanan suku terbesar Warfala.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Dalam empat hari kami dapat membereskan hal ini. Kami dapat mengakhiri krisis ini, tapi tindakan militer pada saat ini tidak mungkin,” kata Mlegta.

“Kami tidak bisa menyerang suku ini karena kebanyakan brigade kami di Benghazi dan Zintan berasal di Bani Walid. Putra-putra Bani Walid pemegang kunci masalah ini,” imbuhnya.

Pasukan pemberontak pekan ini mengatakan bahwa mereka berada 30 km dari Bani Walid. Pemberontak memberikan batas waktu sampai hari Sabtu besok (03/9) untuk menyerah atau berperang kepada pasukan pemerintah di Sirte, kampung halaman mantan pemimpin Libya Muammar Qadhafi.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Semarak Gema Takbir Masisir Sambut Idul Fitri
Tulisan selanjutnya Aborsi Sebabkan Gangguan Mental Wanita

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Artikel
21 Juli 2026 07:00
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?