Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Barat ‘Bantu’ Pemberontak Tumpas Pendukung Qadhafi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 September 2011 10:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dalam keterangan pers di Tripoli, Perdana Menteri Inggris David Cameron mengatakan misi NATO di Libya akan terus dilanjutkan sampai sisa-sisa pendukung mantan penguasa Libya Kolonel Qadhafi habis.

PM Cameron mengatakan Qadhafi seharusnya menyerahkan diri dan membubarkan tentara bayaran.

“Pesan yang ingin kami sampaikan kepada Qadhafi dan kelompok bersenjata yang masih mendukungnya adalah semuanya telah selesai. Menyerahlah,” kata Cameron dikutip BBC, London.

Sementara itu, Inggris dan Prancis mengatakan proses perdamaian di Libya belum selesai.

Dalam kesempatan yang sama Presiden Prancis Nicolas Sarkozy memperingatkan bahwa Qadhafi masih menjadi ancaman bagi Libya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya mendesak rakyat Libya untuk menghindari balas dendam. Utamakan persatuan dan upayakan rekonsiliasi,” kata Sarkozy.

Era baru

Baik Inggris dan Prancis sama-sama berjanji akan terus mencairkan aset-aset Libya yang selama ini dibekukan.

Pengganti pemerintah Qadhafi, Dewan Peralihan Nasional (NTC), mengucapkan terima kasih kepada Inggris dan Prancis karena telah mendukung NTC.

Ketua NTC Mustapha Abdul Jalil mengatakan dukungan ini dikeluarkan tanpa kepentingan politik.

“Inggris dan Prancis mendukung kami baik secara politik, ekonomi, dan militer. Ini semua memungkinkan kami, pihak pemberontak, membentuk negara. Kami harus berterima kasih,” kata Jalil dikutip BBC.

PM Cameron dan Presiden Sarkozy adalah dua pemimpin asing pertama yang melakukan kunjungan ke Libya sejak NTC mengambil alih kekuasaan.
Cameron mengatakan Libya kini memasuki era baru.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:intervensi asingold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Perang” NATO-Taliban Merambah Dunia Maya
Tulisan selanjutnya 16 Wanita Asal Asia di Dubai Memeluk Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?