Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

PBNU Nilai AS Tak Demokratis Halangi Palestina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 September 2011 09:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyatakan Amerika Serikat tidak demokratis jika menggunakan hak veto untuk menghalangi pengakuan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) terhadap kedaulatan Palestina.

“Tentu sangat disayangkan kalau Amerika sampai memveto keputusan Perserikatan Bangsa Bangsa. Apalagi Obama di awal pemerintahannya mengaku tidak membenci Islam, mengklaim Amerika sebagai negara yang paling demokratis,” kata Ketua Umum PBNU Kiai Haji Said Aqil Siroj di Jakarta, Senin (19/09/2011) dikutip Antara.

Said Aqil mengatakan, Palestina memang sudah semestinya menjadi negara merdeka, sesuai dengan keputusan Dewan Keamanan PBB terkait wilayahnya yang diterbitkan pada 1967.

“Palestina itu seharusnya merdeka sejak 1967. Itu keputusan PBB dan kita semua harus mendukung. Palestina mayoritas warganya Islam, dan itu sudah menjadi keharusan NU mendukung kemerdekaan mereka,” katanya.

Sebagai dukungan nyata bagi terbentuknya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat, PBNU akan mendorong Pemerintah Indonesia agar juga mendukung hal tersebut.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

“Saya yakin Indonesia sudah memberikan dukungan. Tapi jika belum, NU akan mendorong agar Indonesia mendukung dan mengakui negara Palestina yang merdeka,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Palestina telah mengirimkan proposal ke Dewan Keamanan PBB untuk mendapatkan pengakuan kedaulatan. Rencananya akan dilakukan sidang pembahasan pada Jumat (23/09/2011) mendatang.

Sebelum ini, Menteri Luar Negeri Indonesia, Marty Natalegawa dikutip Voice of Amerika hari Senin ini mengatakan  RI akan ikut  ambil bagian dalam Sidang Umum PBB ke-66 di New York, AS mulai pekan ini.

Menurutnya Indonesia akan menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina dan masuknya Palestina menjadi anggota.

Sejauh ini lebih dari 100 negara, termasuk sejumlah negara di Eropa dan hampir semua negara Arab memberikan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.

Amerika Serikat dikabarkan akan menggunakan hak vetonya guna menghalangi kemerdekaan Palestina atas penajajahan Zionis-Israel.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migratePBBPBNU
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perkosaan, Rok Mini dan Bang Napi!
Tulisan selanjutnya Tetap Berbahagia Menjadi Lajang?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?