Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Murid Sekolah Kyrgyzstan Dilarang Berkerudung

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 28 September 2011 08:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Larangan mengenakan kerudung di sekolah-sekolah menimbulkan protes di Kyrgyzstan, termasuk kecaman dari kelompok pembela hak asasi manusia.

“Kerudung tidak mengancam keamanan negara,” kata Dewan HAM Kyrgyztan dalam pernyataannya sebagaimana dilansi Interfax.

Memasuki tahun ajaran baru tahun ini, anak-anak sekolah Kyrgyzstan dilarang mengenakan kerudung. Mereka dipaksa untuk melepaskannya, atau jika tida mau disuruh pulang ke rumah.

Pihak sekolah menggunakan surat keputusan Kementerian Pendidikan yang melarang kerudung sebagai alasan larangan yang mereka terapkan.

Setiap tahun saat tahun ajaran baru dimulai, selalu ada siswi sekolah yang mengenakan kerudung. Sementara pengelola sekolah meminta agar aturan seragam di sekolah diterapkan dengan tegas.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tahun 2009, pejabat pendidikan di negara itu tidak lagi membolehkan kerudung.

Keputusan tersebut diprotes kelompok pembela HAM, karena dianggap melanggar prinsip kebebasan beragama, yang dijamin dalam konstitusi negara itu.

“Hak dan kebebasan rakyat dapat dibatasi oleh hukum untuk melindungi nilai-nilai domokratis seperti keamanan negara, ketertiban umum, perlingdungan kesehatan dan perlindungan moral,” kata mereka.

Para aktivis menegaskan, “Mereka tidak melanggar ketertiban umum, dan tidak mengancam kesehatan orang lain dan tidak melanggar moral.”

Namun, pejabat di Kementerian Pendidikan mengatakan bahwa tidak ada peraturan hukum yang melarang pemakaian jilbab di sekolah-sekolah. Yang ada adalah ketentuan tentang seragam sekolah bagi murid, di mana didalamnya tidak termasuk kerudung.

Pekan lalu puluhan aktivis menggelar unjuk rasa di depan kantor Kementerian Pendidikan di Bishek, untuk menuntut dihilangkannya larangan berkerudung di sekolah-sekolah.

Muslim adalah mayoritas di Kyrgyzstan, dengan jumlah mencapai 75 persen dari total populasi. Sekitar 50.000 warga menganut Kristen Evangelis dan jumlah penganut Kristen Ortodoks lebih banyak lagi.

Tahun 2009, Presiden Kurmanbek Bakiyev menandatangani peraturan hukum yang melarang penyebaran agama, lembaga pendidikan agama swasta dan impor serta penyebaran buku-buku agama. Semua organisasi keagamaan juga diwajibkan mendaftarkan lembaganya ke pemerintah.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel Beri Izin Tinggal Uskup Anglikan Al Quds
Tulisan selanjutnya Teror Bom dan Petaka Rancu Beragama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Berita
3 September 2026 09:53
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?