Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Penghapusan Biaya Melahirkan di Kenya

Akbar Muzakki
Terakhir diupdate: 10 Juli 2013 10:28 10:28 am
Akbar Muzakki
Dipublikasikan 10 Juli 2013 10:28
Bagikan
Wanita Kenya
Bagikan

Hidayatullah.com–Rakyat Kenya menyambut gembira ketika Presiden Uhuru Kenyatta memerintahkan penghapusan biaya melahirkan buat ibu yang bersalin di rumah sakit pemerintah. Namun kebahagiaan itu berumur pendek saat rakyat menyadari tantangan yang dihadapi.

Kenyatta mengumumkan pemerintahnya membebaskan biaya melahirkan pada Hari Kemerdekaan Kenya, 1 Juni tahun ini.

Sementara itu warga, meskipun memujinya sebagai gagasan mulia pemerintah, menyatakan itu hanya menghilangkan bagian atas masalah yang lebih besar yang berkaitan dengan kelahiran, terutama di daerah terpencil wilayah Kenya Timur-laut.

“Biaya melahirkan bukan satu-satunya tantangan yang dihadapi para ibu selama melahirkan. Tingginya angka kematian telah menjadi sumber keprihatinan dan ancaman utama bagi perempuan saat melahirkan,” kata Mohamed Ibrahim, seorang dokter di Rumah Sakit Umum Provinsi Garissa (PGH).

Data statistik PGH memperlihatkan hanya lima persen penduduk di wilayah Kenya Timur-laut memiliki akses ke fasilitas kesehatan untuk melahirkan, demikian laporan Xinhua.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Sisa 95 persen mengandalkan cara melahirkan secara tradisional sebagai satu-satunya harapan mereka dalam memastikan kelahiran yang aman buat ibu dan anak.

Satu laporan 2010 memperlihatkan antara 1.000 dan 1.200 perempuan meninggal selama melahirkan per 100.000 kelahiran di Kenya Utara, yang paling tinggi dalam angka kematian anak dibandingkan dengan wilayah lain di negeri tersebut.

Itu, menurut Ibrahim, menimbulkan tantangan untuk mewujudkan sasaran pembangunan PBB mengenai pengurangan kematian sampai 75 persen paling lambat pada 2015.

“Angka ini sama sekali tak bisa diterima. Dan alasan utamanya ialah perempuan memiliki sedikit atau tak memiliki akses ke fasilitas perawatan kesehatan akibat jauhnya jarak yang harus ditempuh ke akses fasilitas kesehatan. Sebagian lagi mundur cuma gara-gara mereka tak bisa membayar layanan kesehatan dan kadangkala itu terjadi cuma karena sikap tak peduli mereka,” kata Pengawas Medis di PGH Musa Mohamed.

Ketika berbicara dalam wawancara dengan Xinhua dikutip Antara, pengawas itu mengatakan tingginya angka kematian di Provinsi Kenya Timur-laut dapat dikurangi secara drastis jika perempuan mencari bantuan saat melahirkan dari profesional medis yang terlatih.

Amina Mohamed, seorang warga di satu desa terpencil di Garissa yang disebut Bula Skedek, mengatakan sebagian fasilitas kesehatan terutama di daerah yang jauh terpencil, tak bisa diakses dan moda angkutan pun belum sempurna.

“Saya sendiri dipaksa melahirkan di pinggir jalan sementara kendaraan yang datang dan membawa saya ke rumah sakit terlambat lima jam. Ini terjadi sebab jalan buruk ke desa saya –yang berjarak 200 kilometer dari Kota kecil Garissa,” kata Amina Mohamed, ibu delapan anak.*

Redaktur: Akbar Muzakki
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kesehatanwanita kenya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tak Hormati Ramadhan, Ekspatriat Bakal Diusir dari Saudi
Tulisan selanjutnya Turki Diminta Tidak Berpihak dalam Kasus Kudeta Mesir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?