Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Baru Kyrgyzstan Minta Pangkalan AS Ditutup

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 2 November 2011 21:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Calon presiden Kyrgyzstan yang baru terpilih, pada hari Selasa (01/11/2011) meminta agar Amerika Serikat segera meninggalkan pangkalan militernya yang berada di negara itu, jika berakhir masa sewanya pada tahun 2014.

Almazbek Atambayev, yang mengklaim mendapat kemenangan dalam pemilu presiden 30 Oktober kemarin, mengatakan bahwa Kyrgyzstan menghormati perjanjian yang ada, namun tidak bermaksud untuk memperpanjang sewa pangkalan militernya kepada Amerika Serikat.

“Ketika saya ditunjuk menjadi perdana menteri tahun lalu, dan lagi pada tahun ini, saya memperingatkan para pegawai dan pemimpin di Kedutaan AS dan perwakilan yang datang, bahwa pada tahun 2014, sejalan dengan kewajiban kami, Amerika Serikat harus meninggalkan pangkalan itu,” kata Atambayev dikutip Al Arabiya dari Reuters.

Militer AS menggunakan pangkalan Manas sebagai transit untuk menyuplai kebutuhan pasukannya di Afghanistan. Pangkalan tersebut bersebelahan dengan bandara internasional utama Kyrgyzstan yang juga bernama Manas, tidak jauh dari ibukota Bishkek.

Tahun 2014, waktu yang ditetapkan untuk pengosongan pangkalan, bertepatan dengan berakhirnya misi Amerika Serikat di Afghanistan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kyrgyzstan, negara di Asia Tengah yang tidak memiliki garis pantai dan berpenduduk 5,5 juta jiwa itu, juga menyewakan wilayahnya untuk dijadikan pangkalan militer Rusia.

Amerika Serikat dan Rusia sama-sama khawatir para pejuang Islam akan keluar dari wilayah Afghanistan dan menyebar ke negara lain lewat Kyrgyzstan, begitu pasukan asing ditarik dari Afghanistan.

Presiden sebelumnya yang digulingkan dalam revolusi April tahun 2010, Kurmanbek Bakiyev, berjanji akan menutup pangkalan Manas setelah mendapat bantuan finansial dari Moskow pada tahun 2009. Namun, ia kemudian berubah pikiran setelah Washington memberikan uang yang lebih besar.

Atambayev mengusulkan agar Manas dijadikan bandara sipil, yang bisa dipakai untuk penerbangan internasional.

“Kami siap untuk membuat sebuah transit penghubung sipil bersama dengan Rusia, Amerika Serikat dan negara lain yang tertarik,” katanya.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya IKADI Jatim: Perlu Tes Urine Rutin pada Anggota Polisi
Tulisan selanjutnya “Tak Ada Bakso Buat Obama!”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Gempa M 5,6–5,7 Guncang Mesir, Getaran Terasa hingga Sejumlah Negara Timur Tengah 

Berita
3 Agustus 2026 08:34
Amankan Laut Merah dari Houthi, Arab Saudi Galang Koalisi Internasional
Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Survei: Hampir Separuh Warga AS Dukung Penangkapan Netanyahu
‘Masjidnya Rasulullah Berfungsi sebagai Sekretariat Negara’

Terbaru

  • Amerika Tutup Misi Diplomatik di Medan dan Kota Lain di Beberapa Negara
  • Suhu Udara Panas Menyulut Kebakaran di Pangkalan Militer Iraq
  • Pemimpin Hizbullah Bersedia Bertemu dengan Pemimpin Suriah
  • Kemenhaj Siapkan Sanksi Tegas Bagi Biro Umrah yang Telantarkan Jamaah
  • ‘Israel’ Siapkan Invasi Besar-Besaran di Tepi Barat, Ancam Perlakukan Seperti Gaza
  • Ukraina Tidak akan Pernah Bergabung dengan NATO, Kata Mantan Jenderal Ternama
  • Menguak Penyebab Kerusuhan Hindu dan Muslim di Nepal
  • Wisuda Perdana SMI Semarang, Belasan Mualaf Terima Bantuan Alat Shalat
  • Rektor UIN Tulungagung: Jangan Jauhkan Anak dari Masjid
  • Gelombang Kekerasan Pemukim Ilegal ‘Israel’ Kini Menyasar Gereja Armenia di Tepi Barat yang Diduduki

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?