Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AI Tuding Jerman Bekerjasama dengan Negara Penyiksa

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 9 November 2011 22:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.comAmnesty Internasional menuding pemerintah Jerman bekerjasama dengan negara-negara yang diketahui melakukan praktik penyiksaan. Kerjasama dilakukan dalam kerangka perang anti-teror.

“Komisi anti penyiksaan PBB menanggapi kritik kami dan mengarahkan pertanyaan kepada pemerintah Jerman serta meminta penjelasan. Baik tentang komisi-komisi penyidik di dinas intelijen juga kerjasama rahasia dan pertukaran informasi,” kata Imke Dierßen dari Amnesty Internasional saat membacakan laporannya, sebagaimana dikutip Deutsche Welle (09/11/2011).

Dierßen berbicara sebagai wakil masyarakat dalam Komisi anti penyiksaan PBB di Jenewa, Swiss. Bersama organisasi HAM lainnya, Amnesty Internasional menuding pemerintah Jerman bekerjasama dengan negara-negara yang diketahui melakukan praktik penyiksaan. Kerjasama dilakukan dalam kerangka perang anti-teror. Sebuah komisi penyidik di parlemen sudah bergulat dengan tuduhan serupa. Namun masih banyak pertanyaan tak terjawab.

“Kami menilai penyelidikan itu tidak independen dan komisi penyidik juga tidak dapat menerangkan banyak pertanyaan, karena pemerintah Jerman tidak bekerjasama dengan komisi itu”, kata Dierßen.

Selain itu, pelanggaran terhadap larangan penyiksaan bukan hanya terjadi di masa lalu. Ada bukti bahwa Jerman masih terus bekerjasama dengan dinas rahasia negara-negara yang dimaksud, kata Imke Dierßen.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Organisasi HAM itu mendokumentasikan sebuah kasus dari Uzbekistan, sebuah negara yang dinas rahasianya terkenal dengan penyiksaan secara sistematis. Meski demikian, penyidik dari Badan Urusan Kriminalitas Jerman (BKA) datang ke sana untuk menginterogasi seorang saksi, dihadiri agen rahasia Uzbekistan, lapor Dierßen. Amnesty menunjukkan sebuah berita acara.

“Dalam berita acara itu juga bisa dibaca, penyidik Jerman meneguhkan bahwa saksi yang diinterogasi ketakutan ketika petugas intelijen Uzbekisatan memasuki ruangan. Betul-betul situasi di mana saksi berada dalam tekanan besar dan penyidik Jerman tetap melanjutkan interogasi,“ kata Dierßen.

Walaupun pemerintah Jerman, terutama dalam politik luar negeri, sangat mendukung penegakan larangan penyiksaan secara mutlak. Banyak contoh bagus tentang itu. Tapi, “Kita tentu menjadi kurang dipercayai, jika pada saat yang sama bekerjasama dengan negara-negara terkait“, kritik juru bicara Amnesty itu.

Ia berharap, laporan komisi anti penyiksaan PBB akan mendorong pemerintah Jerman untuk memberi penjelasan. “Penting untuk mengadakan penyelidikan baru yang independen, di mana semua dokumen yang relevan dibuka dan korban mendapat keadilan, jika perlu ganti rugi, atas apa yang mereka alami.“

Hal yang lebih penting di masa depan, kata Dierßen, pemerintah Jerman harus memastikan tidak bekerjasama lagi dengan dinas rahasia dari negara yang terkenal dengan praktik penyiksaan. Berlin juga harus memberi panduan baru yang lebih memadai kepada dinas rahasia dan petugas penyidik Jerman. Panduan yang sekarang berlaku dinilai tidak lagi mencukupi.

Tidak jelas mengapa nama Amerika Serikat tidak disebut-sebut dalam laporan itu, baik oleh Dierßen maupun Deutsche Welle, sebagai negara pelaku penyiksaan. Sebab sebagaimana dilaporkan sebelumnya, Amnesty International getol menyeru pemerintah Kanada agar menangkap mantan presiden Amerika Serikat George W. Bush sebagai penjahat perang, terkait dengan penyiksanaan terhadap para tahanan tersangka teroris yang ditangkap pihak keamanan AS. Baca berita sebelumnya: Ayo Duduki George Bush dan Bill Clinton!*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kesehatan Ratko ‘The Butcher’ Mladic Memburuk
Tulisan selanjutnya Silvio ‘Si Cabul’ Berlusconi Takluk pada Krisis Ekonomi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Berita
2 September 2026 20:21
Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?