Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mufti Rusia Sematkan Bintang Al-Fahr pada Dubes RI

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 28 November 2011 14:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Indonesia untuk Federasi Rusia, Hamid Awaludin, dianugerahi bintang kehormatan tertinggi Al-Fahr karena selama 3,5 tahun bertugas di Moskow dianggap telah membangun fondasi kerja sama umat Islam Indonesia dan Rusia.

Menurut Counsellor Penerangan KBRI Moskow yang diterima Antara di Jakarta, Senin (28/11/2011), bintang Al-Fahr itu diberikan menjelang akhir masa tugas Hamid Awaludin.

Mufti paling tersohor di Rusia, Syeikh Ravil Gaynutdin yang berjubah ala bangsawan Arab, Sabtu (25/11) malam, memboyong hampir semua pucuk pimpinan Dewan Mufti-Mufti Rusia ke kediaman Dubes Hamid Awaludin. Di bawah cuaca Moskow yang sudah mulai membeku para tamu tampak sumringah. Sebuah map dan kotak warna hijau ditenteng wakilnya, Rushan Abbasyov.

Kepada Hamid, Ravil Gaynutdin dengan lancar menyampaikan maksud kunjungannya. Pada saat Dubes menghitung mundur kepulangannya, pihaknya perlu menyatakan penghargaan atas berbagai inisiatif Hamid yang didukung seluruh stafnya dalam membangun hubungan muslim Indonesia dan Rusia.

“Peranan Yang Mulia sungguh luar biasa. Kami tidak pernah bisa meremehkannya,” ujarnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut Ravil, pada saat umat Islam Rusia dipojokkan atas adanya musibah dua kali pengeboman (Bandara dan Metro), misalnya, Dubes RI yang pertama kali datang dan mengajak para dubes negara mayoritas berpenduduk Islam untuk menyuarakan bahwa Islam antitindakan teror. Bersama Saudi Arabia, Mesir, Malaysia, dan lainnya menyuarakan dukungannya kepada Rusia dalam memberantas terorisme.

Selain itu, mulai tiga tahun lalu, KBRI Moskow bergandengan dengan Kemenag mendatangkan para rektor Universitas Islam di Rusia untuk kerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN). Kegiatan itu dilanjutkan dengan kunjungan wakil-wakil mufti Rusia, saling kunjung mahasiswa dan dosen serta pemberian beasiswa kepada mahasiswa muslim Rusia dalam jumlah yang besar.

Dubes RI juga dianggap berjasa dalam membangun kerukunan hidup beragama melalui kegiatan interfaith dialogue yang dikerjasamakan dengan Kemlu RI. Selain itu masih banyak inisiatif lain seperti pelaksanaan training bank syariah, pelatihan manajemen haji, dan kegiatan Halal Expo.

“Semua itu hanya menyimpulkan bahwa Yang Mulia adalah saudara kita. Karenanya Dewan Mufti Rusia ingin memberikan lencana paling bergengsi bintang Al-Fahr, yang artinya kebanggaan. Yang Mulia adalah kebanggaan umat Islam Rusia,” ujar Ravil sambil menyematkan lencana berwarna emas dengan tanda bintang dan tulisan Al-Fahr di dada Dubes.

Dalam sambutan balasannya, Dubes Hamid menandaskan bahwa penghargaan tertinggi dari Mufti tersebut bukanlah untuknya, tetapi untuk pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia. “Semua saya lakukan karena saya sebagai Dubes, jabatan yang diamanahkan oleh bangsa saya,” tuturnya.

Hamid mengakui, di antara tugasnya di Rusia adalah menyebarkan konsep pluralitas, mendorong sikap antikekerasan, kerja sama pendidikan, dan pengembangan kerja sama budaya, serta ekonomi Islam. Ini semua muaranya adalah hubungan bilateral yang makin erat di kemudian hari. “Umat Islam di Rusia yang merupakan mayoritas kedua harus bekerja sama dengan umat Islam Indonesia,” tambahnya.

Sambil menikmati makanan khas Sulawesi, barongko, Ravil masih sempat membisikkan permintaan ke telinga Dubes, “Kalau bisa, dikirim lagi designer busana muslim Indonesia ke Rusia untuk memperagakan busananya.” Hamid yang malam itu tampak merasa tersanjung langsung mengangguk sambil berucap, “Insya Allah.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Keputusan Rapat Akbar HTI Bersama Umat Islam Bogor Raya
Tulisan selanjutnya Muda-Mudi Jepang Lebih Suka Membujang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan

Berita
13 Juni 2026 09:49
Suriah Buru Pelaku Kejahatan Perang, Eks Komandan Assad Ditangkap
Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia
Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?