Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemenang Nobel Sastra Mesir Mengusung Prostitusi dan Ateisme

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 3 Desember 2011 11:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Hasil karya pemenang Nobel bidang sastra asal Mesir, Naguib Mahfuoz, dinilai mengusung pelacuran dan ateisme oleh seorang tokoh Salafy.

Dalam wawancaranya di sebuah stasiun televisi Mesir Kamis malam (01/12/2011), Abdul Munim Al Sahat mengatakan bahwa novel-novel Mahfouz kebanyakan berkutat seputar rumah pelacuran dan obat-obatan terlarang, lansir Al Ahram.

Lebih lanjut Al Sahat mengatakan, novel “Awlaadu Haaritnaa” (diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dengan judul “Children of Gabalawi”) karya Mahfouz yang mengantarkannya meraih Nobel tahun 1988, menrupakan simbol yang yang mengusung ateisme.

Pernyataan Al Sahat tersebut kontan mendapat kecaman dari kelompok liberal dan sejumlah akademisi Mesir.

“Kami sudah lama menekankan (saat rezim lama berkuasa) perlunya menghormati demokrasi dan memberikan kelompok Islam kesempatan untuk menunjukkan pendekatan budaya dan politik mereka; tapi kami (rakyat Mesir) belum melakukan revolusi sampai orang seperti Al Sahat datang untuk mencoreng simbol-simbol kebudayaan kami dan menyebut kami ateis saat mereka (kelompok Islam) mulai mendapat kekuatan,” kata novelis dan kritikus Huwaida Saleh, geram.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Profesor sastra dan novelis kontemporer, Sahar El Mougy, merasa tidak perlu berdebat dengan Al Sahat dan orang-orang dari kelompok Islam seperti dirinya.

Sementara penulis Ibrahim Abdul Majid menilai pernyataan Al Sahat pemikirannya mundur ribuan tahun ke belakang.

Al Sahat, calon anggota legislatif untuk wilayah Alexandria, sebelumnya juga membuat kesal orang-orang kelompok liberal Mesir, lewat pernyataannya yang mengatakan bahwa monumen-monumen peninggalan Firaun Mesir seharusnya ditutupi, karena berakar dari budaya orang-orang yang menyembah berhala.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AS Minta Israel Perbaiki Hubungan agar Tidak Terisolasi
Tulisan selanjutnya Mengenal Arab Saudi Lewat Ensiklopedia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Berita
31 Agustus 2026 18:22
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?