Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pendeta Billy Graham Bertarung Lawan Pneumonia

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 5 Desember 2011 15:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pendeta Billy Graham, seorang evangelis anti-Islam, dilaporkan masih berada di rumah sakit akibat penyakit pneumonia yang dideritanya, meskipun dinyatakan membaik.

Sebuah pernyataan dari Mission Hospital di Asheville, Carolina Utara, yang dikutip Reuters, Senin (05/12/2011), mengatakan bahwa Graham sedang melakukan terapi fisik dan berjalan-jalan di koridor privat di depan ruang kamar perawatannya. Meskipun dokter menilai kondisinya membaik, Graham belum diberi kepastian kapan bisa meninggalkan rumah sakit.

Pekan lalu pendeta tua itu dikunjungi oleh putranya Franklin Graham, putrinya Gigi Graham dan Anne Graham Lotz, serta anggota keluar lain. Kata pernyataan dari rumah sakit.

Billy Graham dikabarkan memiliki jutaan jemaat di seluruh dunia dan merupakan penasehat spiritual bagi beberapa presiden Amerika Serikat.

Pendeta berusia 93 tahun itu masuk ke rumah sakit pada hari Rabu pekan lalu. Ini adalah yang kedua kalinya, selama tahun 2011, radang paru-paru memaksa Graham masuk rumah sakit.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Istrinya, Ruth, sudah meninggal dunia lebih dulu pada tahun 2007.

Billy Graham adalah ayah dari Franklin Graham, pendeta radikal yang pernah mengeluarkan kata-kata Islam sebagai agama “jahat”. Gara-gara pernyataannya ini, Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) akhirnya membatalkan undangan layanan doa di Pentagon. Dalam jumpa pers, juru bicara Kolonel Tom Collins mengatakan komentar Graham tentang Islam dianggap tidak layak bagi insititusi militer yang bersifat inklusif dan menghormati semua agama.

Franklin yang dikenal sebagai evangelis Amerika beraliran keras, juga pernah berpendapat Yesus Kristus mati guna menghapus dosa akibat serangan kaum Muslim.

Selain itu, sang bapak, yang juga dianggap sebagai tokoh Kristen fundamentalis beberapa kali menggunakan istilah “evangelistic crusade” terhadap misi Kristen-nya yang disebarkan ke 185 negara di dunia. *

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Nasib Afghanistan Dibahas di Bonn
Tulisan selanjutnya Zambia Suruh Amnesty Bikin Negara untuk Menggantung Bush

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel Bagikan Informasi Intelijen tentang Rencana Baru Iran untuk Membunuh Trump

Berita
11 Juli 2026 11:17
Perwira Cadangan ‘Israel’: Pasukan Kami Sedang Mengalami Kemerosotan Moral
Ormas Islam Tolak Kehadiran PM India ke Indonesia, Soroti Dugaan Pelanggaran HAM terhadap Muslim
BMIWI Gelar Milad ke-59, Canangkan Hari Majelis Taklim Nasional di Masjid Istiqlal
Prosesi Pemakaman Dimulai Rakyat Iran Berkabung Meratapi Kematian Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Amerika Serikat Menjatuhkan Sanksi Baru Berkaitan Iran Menyusul Serangan di Selat Hormuz
  • PM Pakistan Desak Presiden Iran untuk Memelihara Kesepakatan Damai yang Sudah Payah Diupayakan
  • Korea Utara Bertekad Membangun Kekuatan Nuklir dan Memperluas Peran Intelijen Militer
  • Israel Bagikan Informasi Intelijen tentang Rencana Baru Iran untuk Membunuh Trump
  • Aparat Pakistan Bunuh 75 Pemberontak Menyusul Serangan Beruntun di Balochistan
  • Rusia Kirim Kembali Pekerjanya ke Pembangkit Nuklir Bushehr Iran
  • Anggota Uni Eropa Bahas Larangan Impor Produk Pemukiman Yahudi Israel
  • Amerika Serikat Longgarkan Ekspor Item Militer, Chip AI dan Satelit Komersial ke UEA
  • Dialog Manhaj Aqidah Muhammadiyah: Asy’ari Bagian dari Ahlus Sunnah
  • Mengenang Pembantaian Srebenica, Ribuan Peserta Susuri Rute Pelarian Korban Genosida

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?