Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Masjid di Belanda Mulai Pakai Bahasa ‘Londo’

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 25 Desember 2011 10:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Masjid-masjid di Belanda tidak lagi hanya memberikan ceramah dalam bahasa Arab. Kebiasaan itu menurut penelitian Universitas Utrecht dipelopori oleh Muslim Suriname.

Dilansir Radio Nederland (24/12/2011), Peneliti Nico Landman mengatakan kepada ANP bahwa perkembangan itu logis, karena bahasa Belanda adalah bahasa yang umum dipakai oleh komunitas Suriname di Belanda. Di negara kincir angin itu terdapat sekitar 20 masjid orang keturunan Suriname.

Seorang imam di Amsterdam, Yassin Elforkani, mengatakan bahwa masjid yang memberikan ceramah dalam bahasa Belanda di kalangan komunitas Maroko  juga bertambah. Misalnya, Masjid Ulu di Utrect dan Masjid Biru di Amsterdam.

Menurut Elforkani, penggunaan bahasa Belanda dalam ceramah di masjid antara lain bertujuan untuk menjangkau pemuda Muslim Belanda, yang kebanyakan tidak mengerti bahasa Arab. Anak-anak Maroko di Belanda juga lebih suka menggunakan bahasa ‘Londo’ saat berkomunikasi di situs jejaring sosial di internet.

Meskipun demikian, sebagian besar dari 200-an masjid Maroko di Belanda masih memberikan ceramah dalam bahasa Arab. Mereka biasanya memberikan ringkasan dalam bahasa Belanda di akhir ceramah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Berbeda dengan komintas Turki, menurut penelitian Landman, bahasa daerah orang-orang Turki masih dominan dipakai baik di dalam maupun di luar masjid.*

Keterangan foto: Masjid Sultan Ahmad di Amsterdam, didirikan oleh komunitas Muslim Turki.[ANP]

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bos Implan Payudara Prancis Dicari Interpol Sejak Juni
Tulisan selanjutnya Pemerintah Pilihan Rakyat Tunisia Disumpah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Majelis Arah Indonesia MAI Sampaikan 14 Rekomendasi untuk RUU Perampasan Aset
Berita

MAI Sampaikan 14 Rekomendasi untuk RUU Perampasan Aset

Berita
19 Agustus 2026 11:27
MBS akan Mengunjungi Prancis Melihat Peluang Investasi
Atas Jasa Ulama Madzhab, Ijtihad Tidak Lagi Harus Dari Nol
Luncurkan Buku Sejarah Peradaban Islam, Buya Amirsyah Tekankan Pentingnya Adab dan Ibrah Sejarah
Tifatul Sembiring Paparkan Pemenuhan Hak Dasar Warga Negara dan Payung Hukum Isu LGBT

Terbaru

  • “Saya Menyebarkan Berita Palsu,” aku Pejabat Komunikasi ‘Israel’
  • ‘Israel’ Cemas, Rudal Hipersonik Baru Turki Dinilai Jadi Ancaman Zionis
  • Cari Suara, Netanyahu Tegaskan ‘Israel’ Tak akan Biarkan Negara Palestina Berdiri
  • Operasi Penikaman Berhasil Lukai Warga ‘Israel’, Hamas: Itu Respon atas Kejahatan Zionis
  • MUI Soroti Pemblokiran Rekening Aktivis, Ingatkan Ancaman Penarikan Dana Massal
  • YLBH Hidayatullah Soroti Dugaan Kewajiban Lepas Hijab bagi Calon Kadet Putri Unhan
  • Sultan Perak Dorong Persaudaraan Muslim Redam Persaingan Politik
  • Maulid Nabi dan Kritik Agus Salim: Mengapa Kita Tertinggal dari Barat?
  • MUI Ajak Penulis Dunia Ikut ISSA-Palestine 2026, Jadikan Sastra sebagai Suara Kemanusiaan
  • APCQP Perkuat Kolaborasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?