Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Silent Majority Dukung Mesir Periksa LSM Asing

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 1 Januari 2012 12:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kelompok Voice of the Silent Majority Mesir, Sabtu (31/12/2011), mengeluarkan pernyataan yang menentang campur tangan Amerika Serikat terkait pemeriksaan LSM-LSM asing oleh pemerintah Kairo.

Pasukan keamanan memeriksa apa yang disebut organisasi “mencurigakan dan tidak berizin” yang bekerja di tanah Mesir dan di bawah hukum Mesir. Kata Silent Majority dalam pernyataannya.

“Kami menolak intervensi tidak tahu malu tersebut, dan siapapun rakyat Mesir yang bermartabat pasti akan menolaknya,” tegas Silent Majority, dikutip Al Mishry Al Yaum (31/12/2011).

Pada hari Kamis lalu, pihak keamanan dan kejaksaan Mesir menggeledah 17 kantor organisasi non-pemerintah, termasuk beberapa di antaranya LSM-LSM penerima dana operasional dari pemerintah Amerika Serikat.

Menanggapi tindakan aparat Mesir terhadap LSM-LSM yang didanainya, Washington mengancam akan membekukan bantuan tahunan militer untuk Kairo sebesar 1,3 milyar dolar, jika operasi pemeriksaan itu terus dilakukan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut kantor berita MENA, penggeledahan itu merupakan bagian dari pemeriksaan terhadap organisasi-organisasi penerima bantuan asing yang beroperasi di wilayah Mesir.

Silent Majority memperingatkan pihak asing yang ingin mencampuri urusan dalam negeri Mesir.

“Keamanan nasional Mesir adalah garis merah yang tidak akan kami biarkan untuk diterobos atau dikompromikan,” tegas kelompok itu.

Silent Majority mengkritik pemerintah Amerika Serikat dan Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton, yang mengecam Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata dan pemerintah Mesir atas penggeledahan itu.

Menteri Pertahanan AS Leon Panetta dan Dubes AS untuk Mesir Anne patterson berbicara kepada beberapa pejabat tinggi Mesir, termasuk pimpinan Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata, untuk menekan Mesir supaya memperbolehkan LSM-LSM tersebut beroperasi seperti semula.

Kelompok Silent majority menyeru agar rakyat Mesir berdiri di belakang pasukan dan pemerintah Mesir, seraya menambahkan bahwa seluruh kelompok dan kekuatan politik harus mengesampingkan konflik di antara mereka dan bersatu bersama-sama mempertahankan kepentingan negara.

“Musuh-musuh menunggu kita, dan kita harus siap mempertahankan Mesir dengan segala daya dan upaya melawan musuh negara baik di dalam maupun di luar negeri,” kata Silent Majority.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Milyaran Riyal Dialokasikan untuk Masjid di Saudi
Tulisan selanjutnya Warga Minta GKI Yasmin Tak Lakukan Provokasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina

Berita
30 Oktober 2026 15:44
Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat
Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis

Terbaru

  • Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
  • Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
  • MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
  • MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
  • Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza
  • Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
  • Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?