Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Senjata Api Laris Menjelang Natal di Amerika

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 6 Januari 2012 07:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pada bulan Desember kemarin, menurut biro intelijen FBI, lebih dari 1,5 juta pemeriksaan latar belakang pelanggan diajukan oleh para penjual senjata api kepada National Instant Criminal Background Check System. Hampir 500.000 di antaranya dilakukan selama enam hari menjelang Natal, lansir The Telegraph (01/01/2012).

Angka tersebut merupakan jumlah tertinggi dalam satu bulan, melebihi rekor yang tercatat pada bulan Nopember 2011.

Pada tanggal 23 desembeer 2011 saja, dilakukan 102.222 pemeriksaan latar belakang pelanggan. Itu adalah satu hari paling sibuk dalam sejarah pembelian senjata api.

Jumlah senjata api yang dibeli warga kemungkinan jumlahnya melebihi perkiraan,  jika seorang pelanggan membeli senjata api lebih dari satu buah.

Dave LaRue dari toko senjata Legendary Guns di Phoenix, Arizona, mengatakan bahwa penjualan Natal tahun 2011 naik 25 persen dari tahun sebelumnya. Demikian pula dengan penjualan amunisinya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Penyebab tingginya angka pembelian senjata pada Natal kemarin, menurut sejumlah pihak, disebabkan karena orang khawatir dengan meningkatnya angka kejahatan di masa resesi ekonomi sekarang ini.

Teori lain menyebutkan, orang berbondong-bondong membeli senjata api, karena mereka yakin RUU peraturan kepemilikan senjata yang lebih ketat akan diberlakukan dalam waktu dekat.

Menurut National Rifle Association, orang semakin khawatir dengan keamanan dirinya, karena jumlah petugas polisi menurun.

Rekor penjualan senjata sebelumnya terjadi pada bulan Nopember 2011, pada hari setelah perayaan Thanksgiving. Saat itu tercatat ada 129.166 pemeriksaan latarbelakang yang dilakukan untuk memeriksa calon pembeli senjata api.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamMedia Islamnatalold migratesenjata
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hassan Al Turabi: Sudan Segera Mengalami Arab Spring
Tulisan selanjutnya Basmi Penyakit Cerai Lewat Yayasan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?