Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Surat Pembaca

Kado Pahit Anak, di Hari Anak Nasional

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Juli 2013 09:00 9:00 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Juli 2013 09:00
Bagikan
Bagikan

KETIKA hari berganti menuju tanggal 23 Juli 2013, situs pencarian terbesar Google di dunia menampilkan logo yang berbeda dari biasanya. Dalam logonya Google, 2 huruf “O” berubah menjadi gambar karikatur anak yang mengenakan seragam Pramuka dan seragam merah putih. Tentu, hal ini karena jika ada acara penting dan khusus, Google selalu mensinkrokonkan desain logonya dengan Tema yang bertepatan pada perayaan hari tersbut. Sehingga karena pada tanggal 23 Juli 2013 merupakan hari penting bangsa indonesia yakni untuk memperingati Hari Anak Nasional (HAN). Dengan senang hati Google menghadiahkan desain khusus pada Logonya.

Setiap tahun Indonesia merayakan Hari Anak Nasional (HAN). Peringatan HAN bermula dari sebuah gagasan untuk mewujudkan kesejahteraan anak. HAN diperingati setiap tanggal 23 Juli sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 pada tanggal 19 Juli 1984.

Menurut YKAI (Yayasan Kesejahteraan Anak), Peringatan HAN sebagai momentum penting untuk menggugah kepedulian dan partisipasi seluruh bangsa Indonesia dalam menghormati, menghargai, dan menjamin hak-hak anak tanpa membeda-bedakan atau diskriminatif, memberikan yang terbaik untuk anak, menjamin semaksimal mungkin kelangsungan hidup dan tumbuh kembangnya. Peringatan HAN juga untuk menggugah dan meningkatkan kesadaran anak akan hak, kewajiban, dan tanggung jawabnya kepada orang tua, masyarakat, serta kepada bangsa dan negara.

Kado Pahit

Namun sayang sekali, hari spesial yang diperuntukkan kepada seluruh anak-anak Indonesia di hadiahkan dengan berbagai macam persoalan pelik masalah anak. Berbagai persoalan anak itu terus bertambah bukanlah berkurang, malah terus meningkat secara signifikan. Kasus kekerasan pada anak, moralitas, penyelewengan hak-hak anak dan diskriminasi pada anak terus berjalan tanpa hambatan.

Baca Juga

22 Tahun Wahdah Eksis jadi Ormas
Harga Telur Melambung Tinggi, Bagaimana Islam Mengatasi?
Lemahnya Agama, Penyebab Munculnya Pergaulan Bebas
Uang Kripto sebagai ‘People Money’
Hari HAM Sedunia, Muslim Thailand Selatan Masih dalam Tekanan dan Diskriminasi

Karena itu, tidak heran jika sebua media nasional pada tanggal 22 Juli 2013, sehari sebelum perayaan Hari Anak Nasional (HAN) menurunkan berita dengan “Kado Hari Anak: Ancaman Kekerasan Seksual”. Dalam laporannya,  media tersebut menulis tingginya angka kekerasan seksual pada anak dalam setahun terakhir menjadi kado buruk dalam peringatan Hari Anak Nasional tahun ini, yang jatuh pada Selasa, 23 Juli 2013.

Sebuah Ironi bagi hari penting Bangsa Indonesia. Seharusnya ini adalah hari yang membahagiakan bagi segenap anak indonesia, tetapi terkotori oleh berbagai kasus menyimpang anak bangsa ini. Dan inilah realita anak nasional, di hari Anak Nasional.*

Rofi el-Munawwar

Paser, Kalimantan Timur, kini sedang belajar di Jogjakarta

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya YDSF Beri THR 2500 Guru Ngaji
Tulisan selanjutnya Hindari Musibah, Indonesia Butuh Pemimpin Dai

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Surat Pembaca

Racun LGBT Makin Meluas, Jaga Ketahanan Keluarga Indonesia

28 Mei 2022 12:30
cerita
Surat Pembaca

Pentingnya Memilih Cerita Sebagai Hiburan

26 November 2021 13:37
Surat Pembaca

Tanggapan atas Pernyataan Bahwa Semua Agama itu Benar

22 September 2021 15:00
Surat Pembaca

Nasyid untuk Wahdah Islamiyah

8 September 2021 07:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?